Pages

Sunday, May 17, 2015

Venue Jumper Pt.3: East Jakarta

Wherever you are heading to, you'll always find a way back home #hazek

======================================================================

Setelah berputar-putar mengelilingi Kota Jakarta, akhirnya kita kembali ke daerah Jakarta Timur tercinta. Kota administratif yang sudah saya tempati sejak tahun 1997. Di sinilah saya merasakan cinta pada pandangan pertama ketika saya masih SD terhadap "gedung ini".

Awalnya aku mengetahui "gedung ini" dari senior aku di tempat kerja yang baru saja melangsungkan pernikahan di "gedung ini". Sama seperti saya, dia pun langsung jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap gedung yang baru selesai dibangun pada Tahun 2013. Sayangnya sekarang "gedung ini" sudah semakin mahal huhu. Mungkin karena "gedung ini" sangat sangat laku. Cobalah Anda main ke gedung ini pada hari Sabtu/Minggu. Pasti aja ada yang lagi nikahan.

Sebenarnya "gedung ini" adalah gedung yang pertama kali aku kunjungi di daerah Jakarta Timur. Tapi untuk meningkatkan rasa penasaran kamu-kamu para capeng yang stres mikirin venue, saya akan menceritakan "gedung ini" di akhir cerita. (^,^)v

(1) Puri Ardhya Garini
Ini adalah gedung kesukaan Ibunda saya sedari dulu. Wajar sih, karena dilihat dari luar pun gedung ini terlihat amat sangat megah. Mampu menampung hampir 2000 tamu, kami ga perlu khawatir tamu akan berdesak-desakan. Parkiran? Wah ga usah ditanyaa!! Luas bangeeeeeet. Puri juga punya lobi yang luar biasa megah dengan aksen tradisional Jawa. Berasa Putri Keraton banget.

Puri Ardhya Garini ini letaknya di akses utama Halim Perdana Kusuma, Ga jauh dari Gedung BKKBN. Kamu gak akan nyasar kok kalo nyari gedung ini, karena gedungnya benar-benar di pinggir jalan. Marketingnya juga ada kok hari Sabtu/Minggu, jadi enak deh kalo mau nanya-nanya. 

Sayangnya, Puri Ardhya Garini tidak berkarpet. Akan sangat menambah poin plus buat Puri Ardhya Garini yang memang penampilannya sudah mewah. Dengan rate yang cukup mahal (30juta acara malam dan 27juta acara siang -rate tahun 2015), aku rasa seharusnya harga tersebut di atas beberapa gedung berkarpet di Jakarta. PAX untuk catering juga cukup mahal buatku, 87500 per-PAX. Dekorasi juga pasti butuh dana setidaknya 50juta untuk ngedekor gedung seluas dan setinggi (ceiling nya) ini.

Overall, Puri Ardhya Garini ini cukup worthy sih buat para capeng ber-budget besar. Buat aku? Cari-cari dulu yang lain deh soalnya gak berkarpet (alasan...........................). Silakan lihat di Google ya untuk image nyaaa, banyak kok ๐Ÿ˜Š

(2) Graha Dirgantara
Tidak jauh dari Puri, ada gedung perkantoran baru bernama Graha Dirgantara. Dari luar nampak seperti kantor biasa, tapi ternyata dia punya ballroom yang berbentuk persegi panjang dengan kapasitas 1000 orang. Ceiling nya tinggi sih dan overall detailnya mewah bahkan lantai dan dindingnya masih mengkilat karena masih baru. 

However, menurutku gedung ini terkesan sedikit suram... Mungkin karena letaknua di basement. Pintu masuk menuju ballroom nya juga ga bagus dan tamu harus masuk dari sebelah loading dock catering. Bisa bayangin dong gimana ga enaknya kalo tamu harus ngeliat piring2 kotor beserta sampah makanan berserakan ketika mau masuk? Selain itu, akad tidak bisa di depan pelaminan! Ada ruang khusus gitu yang di lantai 2..

(3) Klub Eksekutif Persada Golf
Looking for semi-outdoor party? This might be the right place for you because there is swimming pool outside. Tapi kena charge dekor sih kalo kita mau bagian kolam renangnya dihias juga..... Tapi sungguh deh, pasti itu cantique bangeeet! Harga sewa gedung juga tergolong murah. Ruang untuk tamu VIP juga terpisah dan ukurannya besar banget. Jadi nanti kita akadnya di situ juga.

Untuk parkiran, sebenernya terlihat besar, tapi ternyata kecil (nah loh bingung). Waktu itu pernah kita jadi wedding crasher ke sana, susah juga loh nyari parkirnya. Udah gitu riweuh banget dalemnya. Mungkin penataan gubugnya ga bener kali ya jadi antrian tamu nubruk sana-sini. Masa, antrian gubug nutupin jalan masuk tamu yang baru dateng....... (=_=)

Udah gitu mungkin karena vendor cateringnya ga apique kali ya, jadi berantakaaaaaaaan banget! Udah gitu panasssss karena ga ada AC dan standing AC cuma ada 4! Ampon dijeeeeee coret dari list!

(4) Gedung Mahkamah Konstitusi
Okay, sebenernya gedung ini terletak di Bekasi. Jadi keluar Tol Bekasi Barat masih belok kanan, lalu luruuuus terus naik flyover baru deh belok kiri di perempatan. Dari situ masih harus lurusss lagi haha jauh dah pokoknya.

Sebenernya ini emak sih yang penasaran sama gedung ini, soalnya bagaimanapun juga dulu papaku pernah kerja di Mahkamah Konstitusi. Tapi begitu ke sana, kita tiba2 sama sekali ga tertarik.... Selain karena lokasinya nun jauh di Bekasi, tempatnya juga ga sebagus yang dibayangkan. Sebenernya sih tempatnya besar dan bisa menampung hingga 1200 orang, harganya juga ga terlalu mahal, panggungnya tinggi, ceiling tinggi banget, ada lambang Garuda dan foto Pak Jokowi dan wakilnya juga loh! Hahahaha.

Tapi tetep aja ga sreg karena WC nya jorok, ruang makeupnya juga ga terlalu besar dan letaknya pas di depan pintu masuk! Ini full opini pribadi loh. Pokoknya kalian harus tetap mengunjungi venue2 sebelum benar2 memutuskan. Jangan percaya sepenuhnya sama opini blogger ya, bridezilla! ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

(5) "Gedung Itu" 
Akhirnya berakhirlah kita di "gedung itu". Ternyata bukan cuma aku yang jatuh cinta pada pandangan pertama pada "gedung itu" loh! Bunda, dia, camer ibu dan bapak jugak! Hahahahaha. Pertama kali bundaku dateng ke "gedung itu" pas lagi ada acara Culinary Wedding Festival 2015. Tanpa pikir panjang setelah icip sana-sini, kita langsung ke marketing office buat booking tanggal! Hahahahaha. Khusus untuk "gedung itu", aku akan posting di thread khusus ya!




Keep following my blog, dear beautiful bridezilla! ๐Ÿ˜‡