Pages

Tuesday, August 23, 2016

A Year of My Hijab Story

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh!

Apa kabar semuanyaaa? Long time no see banget ga siiih? Hehehehe. Mohon maaf aku jadi jarang update nihh gara-gara ga tau mau update apa....... Tetap mau baca blog akuh kan ya ya yaaaa? :)

--

Tepat 1 Ramadhan 1436 Hijriah (atau 1 Ramadhan 2015) aku memutuskan untuk pakai hijab. Aku sudah terlalu lama mengumbar auratku, aku ga tega sama papahku. Kenapa? Karena setiap sentimeter aurat yang kita umbar adalah suatu penyiksaan dan dosa bagi ayah-ayah kita lho.

Bukan tanpa perjuangan. Aku merasa banyak sekali yang harus dikorbankan.

Aku terlanjur punya banyaaak sekali baju non-muslimah.

Aku masih suka pulang malam.

Aku takut kepanasan!

Aku takut kalau nanti ribet kalo mau pergi-pergi.

Aku takut dibilang sok alim padahal kelakuanku belom alim.

Aku belum menjilbabi hatiku(?) Kalo kata anak-anak jaman sekarang mah.

Tapi aku nekat!

Setelah menikah, tanggung jawab seorang perempuan akan berganti ke tangan suami. 1 Ramadhan 2015 itu aku belum menikah, masih sekitar 10 bulan lagi. Banyak orang berpikir untuk berjilbab setelah menikah karena kasihan dengan suami. Lho, emang kamu ga kasian dengan bapakmu?

Tidak bisakah kau berbakti sebentaaar saja (dalam kasusku 10 bulan) sebelum kamu "memindahkan" baktimu kepada suamimu? Tahukah kamu bahwa setelah menikah, istri menjadi hak suami sehingga suami harus didahulukan dari pada orang tua sendiri? Lalu kapan kamu bisa berbakti kalau hingga saat ini kamu masih "menyumbangkan" dosa untuk ayahmu? Apakah keegoisanmu itu menjadi bakti bagi mereka?

Yuk pikir-pikir lagi, ukhti..

Memang sulit kok, tidak ada hijrah yang mudah. Aku menghabiskan waktu lama untuk memadupadankan baju muslim mana yang cocok untuk dipakai ke undangan tanpa kelihatan seperti ibu-ibu (padahal saat itu aku meminjam baju bundaku). Aku disumbangkan banyak sekali kerudung, mulai dari adik, kakak, bunda, bahkan bosku memberikanku kerudung! Alhamdulillah.. Aku kerap kali merasakan kepanasan! Kepalaku panaaas dan sering kali gatal. Tapi setiap kali ku merasa berhijab itu berat, aku selalu teringat Nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan?, belum cukupkah kamu terlena oleh dunia?

Ada juga yang berpikiran untuk berhijab setelah menikah, jadi pas Hari H pernikahan mereka masih belum berhijab sehingga bisa pakai dodot, pakai wedding gown super seksi, dan lainnya. Wahai ukhtiiiii, sependek itukah baktimu pada ayahmuuuuu? Lagipula, foto pernikahan itu selamanya lho! Kalau kamu belum berhijab saat hari H dan kamu ingin memajang kanvas foto pernikahanmu di ruang tamu, apa kamu tidak malu? Auratmu akan selamanya terpampang di ruang depan rumahmu padahal kamu sudah menutup auratmu di hadapan tamuuu! Astaghfirullahal'azim..... Duku ku tidak berbakti pada ayahmu, sekarang mana baktimu pada suamimu?

(Calon) suamimu tidak ingin kamu berhijab? Jika dia tidak mencintai penciptanya, kamu masih berharap dia mencintaimu? Suami yang baik adalah suami yang melarang keras tubuh (calon) istrinya dinikmati oleh orang lain. Jika dia sengaja memamerkanmu di hadapan orang lain, apakah kamu tidak merasa tersinggung?

Ukhti, carilah calon suami yang bisa mengubahmu menjadi sholehah.. bukan hanya mengubah statusmu dari single menjadi menikah..

Jangan malu dibilang seperti ibu haji, anggap saja itu doa dari teman-temanmu.

Jangan takut kepanasan, ingatlah bahwa panas dunia hanya seujung kuku panas di neraka.

Jangan takut ga bisa bergaya, lha memang itu tujuan berhijab kan? Agar kamu menyederhanakan penampilanmu.

Jangan takut ga dapat pekerjaan. Bumi Allah itu luas! Allah yang memberikanmu rezeki, bukan bosmu yang selalu membuatmu keki. Aku meninggalkan pekerjaan lamaku karena di situ karyawan dilarang berhijab. Alhamdulillah, aku dapat ganti pekerjaan yang lebih baik :)

Jangan takut mubazir baju-baju lamamu terbuang! Meninggalkan maksiat bukan mubazir namanya.

Jangan takut ga ada modak buat beli baju-baju baru yang panjang! Percayalah, insya Allah banyak yang tiba-tiba ngadoin kamu sesuatu untuk hijabmu!

Masih takut berhijab? Coba dengarkan lantunan surah Arrahman oleh Syekh Mishary Alrasyid di pagi pertama kamu memutuskan untuk berhijab. Percayalah, seketika kamu akan menangis deras mengingat dosa-dosamu yang terdahulu.. :)

Hari pertama berhijab di kantor. Dikatain anak SMK hahaha

Jangan jadikan kain kafan sebagai hijab pertama dan terakhirmu

Yuk, nanti lihat-lihat Instagram akuuh (@zaallery). Aku jual insya Allah menyediakan gamis dan hijab syar'i. Grand launching soon! :)

--

See you on the next post that will be about food recipe, insya Allah!

Friday, July 22, 2016

(Not Yet) My Pregnancy Journey

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh :--)

Dear All, apa kabar semuanya? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal 'afiat ya! :)

--

Bagi pasangan yang baru menikah, menunggu kehadiran sang janin adalah hal yang paling dinantikan. Ada yang langsung hamil, ada juga yang harus bertahun-tahun memendam keinginan untuk segera hamil.

Infertilitas masih menjadi momok menakutkan di kalangan pengantin baru. Terlebih lagi, adanya pertanyaan "sudah isi belum?" terus menghantui, mulai dari orang tua hingga teman yang tidak terlalu kita sukai.

Kapan seseorang dikatakan mengalami infertilitas? WHO mengemukakan bahwa pasangan suami-istri dikatakan infertil jika mereka sudah satu tahun menikah dan terus mencoba, tapi belum juga dikaruniai seorang bayi. Tapi, apakah harus menunggu selama itu?

Physiologically speaking, seharusnya wanita dengan mudah dapat hamil jika konsepsi dilakukan selama masa subur. Kapan masa subur itu? Yaitu 12-16 hari sejak hari pertama haid terakhir (HPHT). Masa subur biasanya ditandai dengan sekresi lendir berwarna bening dan lengket dari vagina yang mengakibatkan vagina "terasa" selalu basah. Kemungkinan hamil akan jauh lebih besar jika konsepsi dilakukan saat wanita mengalami ovulasi. Apa itu ovulasi? Ovulasi adalah keluarnya ovum (sel telur) dari ovarium sehingga sperma dapat membuahi ovum tersebut. Kapan seorang wanita mengalami ovulasi? Yaitu sekitar 14 hari setelah HPHT yang biasanya ditandai dengan berhentinya sekresi lendir bening dan vagina tidak lagi terasa selalu basah. Sayangnya, setiap wanita hanya mengalami satu kali ovulasi setiap bulannya! Jadi, wanita yang ingin hamil secara alami harus mengetahui siklus menstruasinya sehingga dia dapat dengan tepat memprediksi (ingat ya, hanya memprediksi) kapan ovulasi terjadi.

Masih belum mengerti?

Jadi begini.. Wanita A mengalami menstruasi hari pertama pada tanggal 1 Juli 2016, sehingga diperkirakan dia akan berovulasi pada tanggal 14 Juli 2016. Namun ingat, ini hanya prediksi. Untuk lebih meningkatkan kemungkinan kehamilan, wanita A dan suaminya sebaiknya melakukan konsepsi dalam kurun waktu 12-16 Juli 2016. Kenapa? Karena sperma dapat bertahan di dalam rahim wanita selama kurang lebih 5 hari. Jika mereka sudah konsepsi tanggal 12 Juli tapi tidak bisa konsepsi pada tanggal 13 maupun 14 Juli, sperma masih ada di dalam rahim sang istri sehingga kehamilan masih dapat terjadi.

Sebaliknya, jika suami dan istri ingin menunda kehamilan secara alami, mereka dapat menghindari konsepsi selama masa subur kehamilan (terutama 12-16 hari sejak hari pertama haid terakhir). Theoritically speaking, masa ketidaksuburan wanita biasanya berkisar antara hari ke-7 hingga ke-10 setelah hari pertama haid, dan 7 hari sebelum siklus menstruasi sebelumnya. Kenapa? Karena pada masa ketidaksuburan, ada suatu cairan yang menutup serviks sehingga tidak ada sperma yang mampu masuk ke dalam rahim. Hal ini biasanya ditandai dengan area kewanitaan yang "terasa" kering dan keset.

Bagaimana dengan aku?

Alhamdulillah aku belum diberikan kepercayaan oleh Allah SWT untuk memiliki momongan, hehe. Allah tidak akan menguji suatu kaum di luar batas kemampuan kaum tersebut dan anak adalah suatu bentuk ujian. Jika Allah belum menguji aku dengan kehadiran seorang anak, berarti Allah tau bahwa ujian tersebut di luar batas kemampuanku kan? Lalu kenapa aku bersedih hati? Kenapa aku terlalu memikirkan pertanyaan "udah isi belom"?

Mungkin orang-orang akan turut bergembira jika aku sudah "isi", tapi pada akhirnya akulah yang akan mengurus anak tersebut. Mereka hanya sesekali menengok, sesekali menggendong, sesekali mengunjungiku. Tapi anak itu akan selalu bersamaku 24/7. Mungkin Allah tau aku belum mampu, lalu kenapa aku harus malu?

Bulan puasa lalu aku mengalami pendarahan selama kurang lebih 14 hari nonstop. Diawali dengan flek-flek hitam selama 9 hari, yang awalnya samar hingga sangat pekat dan (maaf) berbau di hari ke-9. Keesokannya keluar darah bergumpal-gumpal besar dan tanpa henti hingga aku harus ganti pembalut berkali-kali. Kram perut yang kualami saat itu juga tidak biasa. Instingku berkata aku miscarriage (keguguran). Aku tidak perlu ke dokter karena miscarriage di bawah usia 4 minggu tidak perlu meminum obat peluruh kandungan. Biarlah dia mengalir apa adanya. Tidak ada yang percaya bahwa aku keguguran, bahkan suamiku sendiri. Tapi di lubuk hatiku yang terdalam aku meyakini bahwa itu adalah jabang bayiku yang luruh dengan sendirinya. Saat itu memang sedang hectic sekali di kampus dan aku lelah sekali harus pulang-pergi Jakarta-Bogor.

Aku sendiri ga tau apakah aku sanggup hamil sambil kuliah? Kuliah Statistika di Bogor dan aku harus pulang-pergi menggunakan kereta dan angkot, berdesak-desakan dengan penumpang lain, dan mengangkut tas super berat? Belum lagi insya Allah aku akan segera menyusun tesis. Sanggupkah aku? Mungkin inilah yang disebut, "Allah tidak akan membebani suatu kaum di luar batas kemampuan kaum tersebut". Mungkin kehamilan masih di luar batas kemampuanku?

Siapa sih yang ga mau hamil? Melihat teman-temanku yang baru menikah sudah menimang-nimang baby yang lucu.. tapi ya itu, tertulis jelas di Alqur'an bahwa Allah berfirman, "bisa jadi kau menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu, bisa jadi kamu tidak menyukai sesuatu padahal itu baik bagimu"

Allah memberikan keturunan kepada siapa saja yang Dia kehendaki dan tidak memberikan keturunan kepada siapa saja yang Dia kehendaki.

Tertulis jelas di Alqur'an bahwa Allah memberikan/tidak memberikan keturunan kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Anak itu Hak Prerogatif Allah!

Percayalah pada Tuhanmu. Dia yang mengatur segala sesuatu. Rezeki itu sudah ada yang mengatur, dekati saja Sang Pengatur.

For my little angel in up above the 7th sky, before Allah thinks I am ready to have you, I will keep upgrading myself to be the best mother figure you've ever met in your life!

Loves,
MOM!

Thursday, June 30, 2016

Happiness Comes from Within

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh!

Apa kabar semuanyaaa? Semoga selalu dalam kondisi sehat wal 'afiat yaa! Aamiin ya Allah :--)

---

Sesuai judulnya, Happiness Comes from Within, aku pengen bahas topik menarik yang bikin perut semua orang senang: MAKAAAAAAAN!

Aku dulu orangnya malees banget masak. Palingan ke dapur cuma buat bikin mie atau nasi goreng ala ala (yang ga enak pula). Tapi saya menyesal.... Menyesal kenapa? Karena sekarang insting memasak saya jadinya masih tumpul.. huhu.

Memasak itu butuh insting loh! Ada yang memang sudah terlahir dengan bakat masak, ada yang mesti belajar terus-terusan supaya insting masaknya terasah dengan baik. Nah, aku ini tipikal yang harus belajar terus-terusan supaya bisa masak..

Sebelum nikah dengan si mamas, aku pernah ngaku ke dia kalo aku belum bisa masak. Yaa dia ga masalah dengan itu. Tapi aku tidak lantas serta-merta do nothing dan ga belajar masak sama sekali. Aku rajin bantuin bibi (tante, adiknya bundaku) selama aku numpang di rumah beliau (FYI, aku sedang lanjut studi di Bogor dan aku numpang di sana). Aku perhatiin cara dia bikin snack2 rumahan, cara dia masak masakan sederhana tanpa bumbu macem2, dan cara dia selalu berimprovisasi untuk membuat masakan yang murah tapi enak!

Inti bahan dari masakan Indonesia itu sebenernya cuma 5: bawang putih, bawang merah, cabe merah, gula, dan garam. That's that. You can simply make foods out of those 5 ingredients loh! Itu bahan paling sederhana dan paling mudah ditemukan. Sementara bahan lain seperti lada, kemiri, cengkeh, kapulaga, dll itu sebenernya tambahan untuk membuat masakan kita lebih setrong. Tapi jantungnya masakan sebenernya cuma 5 itu.

Di rumahku ada asisten rumah tangga, jadi hampir dipastikan aku ga pernah masak karena mba ga ngebolehin aku masak dengan alasan "masa majikan masak" (-__-") yaelah mba kapan aku bisa masak kalo ga dibolehin masak..

Sampai akhirnya setelah nikah, waktu itu mamas minta dibikinin bekal karena kita ceritanya lagi berhemat gitu.. Okay, challenge accepted! Aku masak apapun yang ada di kulkas yang bisa dimasak. Another hint: he doesnt like veggies.

Bodo amaat, aku tetep masakin sayur buat mamasku. Masakan pertama yang aku buat untuk dia adalah sayur sawi baso + telor pedas manis. Hmmmmmm. Sempat worry enak apa ngga karena waktu itu aku kayaknya lagi puasa deh. Tapi ternyata enaaakkk (katanya) hahahahahaha walaupun sayurnya ga dimakan karena dia ga suka sayur (huhuhu).

 1 porsi lagi buat adikku yang minta dibikinin juga. Dan dia juga bilang enaak hihi tapi kurang banyak katanya (-__-")


Setelah itulah aku mulai pede masak! Hihihi. Pernah aku dipuji sama adekku yang paling jarang muji masakan orang. Padahal waktu itu aku cuma bikinin dia nasi goreng ala Zahra Fadhila dan dia bilang enaaak banget, sayangnya kurang banyak hahahaa.

Kesalahan dalam memasak yang paling sering aku lakukan adalah kurang asiiin! Aku kemarin bikin tahu isi goreng buat takjil, eh ternyata isiannya sama sekali ga ada rasanya!!! Hahahaha padahal udah aku tumis dan ku kasih garem (sejumput).. Karena kurang asin itulah, gorenganku itu aku namain: Tahu Isi Anti Hipertensi! Hahahahahaha.

Aku bisa terbilang masih jarang masak sih. Bisa keitung jari deh aku masakin si mamas ataupun orang rumah. Masakan kedua yang aku bawain bekal untuk dia adalah rice bowl with rica-rica chicken seperti penampakan ini:

With tiny pieces of carrots so that he ate veggies!

ENAAAAKKK KATA MAMAAASSSS hehehehehe

Jadi ya bener, kepercayaan diri itu benar-benar tergantung dari jam terbang memasak. Kalo memang kita dilahirkan dengan cooking instict yang kurang tajam, ya diasahlah dengan rajin-rajin masak. Jangan takut dibilang ga enak, jadikan itu sebagai input untuk lebih baik lagi ke depannya. Supaya ga sayang nih kalo ga enak, bikin aja dulu dalam porsi kecil.. Si mamas menanggapi ketidakjagoanku masak dengan cara bicara seperti ini:

"Ya sama aja kayak Lionel Messi dan Christiano Ronaldo. Messi mah kaga usah latian juga dia udah jago maen bola, udah bawaan lahir. Nah kalo Ronaldo, dia butuh latihan keras lagi dan lagi buat jadi jago kayak sekarang ini. Ya gapapa, itu namanya bakat. Ada yang sudah bakat lahir, ada yang namanya bakat asahan. Ujungnya kan sama, jadi pemain bola dengan bayaran tertinggi. Nah kamu ini kayak si Ronaldo"

Uuuu so sweet nya kalo ditenangin seperti itu dan ga malu padahal istrinya ga jago masak kayak wanita pada umumnya :"")

Sebenernya aku pengen banget bisa jago bikin kue. Karena menurutku, the real chef is the one who can bake! Susah loh bikin takaran adonan yang tepat. Sumber utama kegagalanku dalam membuat kue juga ada di takaran adonannya..

Kue yang pertama kali aku buat adalah cheese cake. Mau tau penampakkannya? INI DIAAAA:

HAHAHAHA HOW BAD IS IT??

But surprisingly, it tasted quite good despite the fact that it's broken into pieces and weren't popped out! Dihabisin sama bocil-bocil di rumah bibi! Hihi.

Kue kedua yang aku bikin adalah......MARTABAK!! Aku bikin martabak di hari ke-23 puasa Ramadhan (sampe inget harinya gitu yha). Topping yang aku pakai adalah oreo dan keju. Sempat khawatir sama hasilnya karena aku pake apinya terlalu besar huhu. Padahal kue yang pakai ragi itu nipu, keliatannya dari luar udah mateng, tapi dalamnya masih blenyek. Nah kalo aku adonannya mateng sempurna di dalam, tapi kematengan di luar a.k.a GOSONG!! Hahahaha. Seperti ini penampakkannya:

Oreo cheese martabak

It is (again) surprisingly delish and super cheaper than mainstream martabak out there with the same topping, oreo and cheese! Lalu karena beli bahannya banyak, jadi bisa bikin martabak lagi dengan kualitas yang lebih baik dari sekarang! Hihi. Kekurangan dari martabak ini adalah adonan yang terlalu tebal dan luaran yang gosong. Better next time ya! ;)

Belum mau menyerah, hari ke-24 aku bikin kue lagi. Niatnya mau benerin cheese cake yang gagal, tapi ternyata di pasar ga ada cream cheese huhu. Yas! Aku beli bahan2 kue di pasar tradisional! Lebih murah banget dibandingin pas aku bikin cheese cake, karena waktu itu aku beli bahan2nya di Giant. Berikut penampakkannya:

Vanilla cake with choco ganache on top!

The presentation isnt that good, but the taste is OK for a beginner! Hihi. Teksturnya memang belum seperti cake pada umumnya (hiks), tapi rasanya (surprisingly, again and again) enaak dan pas manisnya! Perpaduan antara cake yang tingkat kemanisannya pas dan dark choco ganache yang pahit-manis bikin rasa cake secara keseluruhannya enakkkk! Aku ga punya alat untuk mendekorasi cake, jadi aja ganache nya tumpah-tumpah di piring hahaha. Lalu aku juga ga punya timbangan kue, jadi aja semuanya serba dikira-kira! Huhu..

Rencananya nanti mau bikin lagi dengan teknik dan bahan yang lebih tepat untuk dibawa ke rumah kakeknya mamas saat Hari Raya Idul Fitri! Doain ya semoga enak dan langsung ludees! Aamiin ya Allah!

Nah, karena sisa choco ganache nya masih buanyak buanget, rencananya aku mau bikin churros untuk hari ke-25 Ramadhan ini. Doain semoga lancar dan berhasil yhaa!

Women should be able to cook because love and happiness always come from within.

Ciaobella! 

Thursday, June 2, 2016

Cinderella Story

Assalamu'alaikum Warrahmatulahi Wabarakatuh!!

Apa kabar semuanyaaa????

Gimana gimana, udah pada kawin belom?? Hihi. Santai aja cyin, marriage is defitinely not a race! If God thinks that you have not been ready for it, you will never be in it. Have a faith! :')

--

Aku mau cerita sedikit tentang perizinan nikah yang aku sampaikan sebelum akad dimulai. Sebuah momen yang teramat sangat menyentuh semua pengunjung yang hadir di situ. Not even 1 person not crying hearing me..

Aku anak yatim piatu.

Ya, ibu kandungku meninggal saat usiaku masih 5 tahun. Aku ketika itu anak ke-4 dari 5 bersaudara. Adikku masih bayi, masih merah, masih nyusu sufor untuk anak usia kurang dari 6 bulan. Mama meninggal dunia di usia 39 tahun karena kanker usus besar yang dideritanya. Saat itu teknologi belum secanggih sekarang.. Bulan Januari 1997, mama didiagnosis hanya menderita maag akut saat observasi2 pertama akibat terlalu sering muntah dan jadi kurusss padahal saat itu usia kandungan adikku masih 6 bulan.

Semakin hari sakitnya mamah semakin parah.. Tidak mungkin dilakukan scanning perut saat adikku masih di dalam kandungan. Akhirnya dengan terpaksa, pada usia masih 8 bulan, adikku dikeluarpaksakan di Bulan Maret 1997. Mama hanya bisa melihat adik dari foto karena mama tidak bisa meninggalkan rumah sakit dan bayi tidak boleh dibawa masuk ke rumah sakit.. Adikku dirawat oleh budeku dan tidak bisa diberikan ASI.

Setelah observasi mendalam, ternyata ada tumor sebesar bayi 9 bulan di usus besar dan kemudian diangkat dari usus mamaku. Saat dokter menyerahkan tumor tersebut kepada pakde (kakak mamaku), pakde tidak sengaja menjatuhkan massa tersebut dan suara jatuhnya DUGG!! Seperti suara batu yang dijatuhkan dari ketinggian dada manusia. How did that thing grow up in my mom's stomach?!

Unfortunately, the tumor has spreaded all over my mom's body. Bermeter-meter usus sudah dipotong.. Berkilo-kilo berat badan sudah berkurang dari tubuh mama.. Akhirnya mama sudah tidak tahan lagi. Mama meninggal pada tanggal 21 Juli 1997 di usia 39 tahun.

Apa yang terjadi dengan ke-5 anak mama? Papa seperti orang stres. Bagaimana tidak stres? Di usia dan kariernya yang masih muda, papa ditinggal mama dan ada 5 anak yang masih butuh sosok seorang mama. Papa mengasingkan diri di Bandung. Kami, anak-anaknya, ditinggal di Jakarta bersama pembantu dan budhe-pakde yang tidak tega meninggalkan kami.

Ternyata di sana beliau rutin mengunjungi salah satu pesantren agar hatinya tenang. Di situlah beliau meminta kyai di pesantren tersebut untuk mencarikan sosok mama baru bagi anak-anak beliau. Anak pesantren, insya Allah agamanya baik. Wanita beriman yang tidak akan menyakiti anak-anak tirinya karena tau bahwa setiap tindak-tanduknya diawasi oleh Allah. Egois? Tidak. Itu adalah ladang pahala.

Setelah hasil istikhoroh sang kyai, muncullah nama Nani Dahniarni. Seorang wanita lulusan IKIP Bandung (sekarang UPI) yang mengabdikan dirinya untuk mengajar di pesantren. Sulit bagi Ibu Nani untuk menerima seorang duda beranak 5. Kata orang, satu-satunya alasan seorang perawan menerima lamaran seorang duda adalah karena muka dan harta. Well, papahku tidak punya keduanya.

Muka pas-pasan. Bahkan kata pakde-budeku, papa itu orang terjelek yang pernah jadi pacarnya mamah. Harta apa adanya, secara hanya jadi PNS biasa. Anak 5. Anak 5.

Bahkan nenek (ibunya Ibu Nani) sempat menolak! Tidak rela jika anak pertamanya harus menikahi duda tua beranak 5. Tapi hati berkata lain.. Nenek terenyuh saat kami, anak-anaknya papa, datang ke rumah nenek di daerah Majalengka untuk bersilaturahmi pertama kalinya. Kami, anak-anaknya papa, langsung berlarian memeluk nenek. Kami, anak-anaknya papa, rindu sosok mama Nek! Kami, anak-anaknya papa, meminta nenek untuk mengikhlaskan Ibu Nani untuk menjadi mama kami ya Neek..

Nenek menangis. Kami tertawa. Tertawa bahagia karena tau sebentar lagi kami akan punya mama (lagi). Tertawa bahagia karena tau sebentar lagi adik bayi kami tidak akan terlantar lagi.

Tanggal 11 Januari 1998, Ibu Nani menikahi papa. Sejak saat itu kami memanggilnya Bunda.

13 tahun. Hanya 13 tahun Bunda mendampingi papa. 

Tanggal 14 Februari 2010, giliran papa yang meninggalkan kami..

Saat itu masih subuh, tiba-tiba banyak orang menggedor-gedor pintu rumah kami. Kami semua masih tidur, tapi orang tersebut semakin kuat menggedor rumah kami. Aku bangun, karena mereka berisik!

Ternyata mereka jamaah subuh di Masjid Baiturrahim. Mereka teriak-teriak dari luar rumah kalau papa sakit di masjid. Kita semua harus ke masjid sekarang juga.

Sebelum aku terbangun dari tidur, aku bermimpi sedang berlari. Tiba-tiba papa datang menyusul aku dan berkata, "Dek, jangan terlalu banyak makan santan ya! Nanti kamu sakit jantung." Setelah itu aku langsung terbangun dari tidur.

Sesampainya di masjid, aku melihat papa terbujur kaku. Aku melihat jamaah subuh mengelilingi papa sambil menangis. Dan aku melihat............bundaku menangis memeluk papa sambil memohon-mohon agar papa bangun kembali. Papa meninggal karena serangan jantung ketika sedang solat subuh di Masjid Baiturrahim. Papa mengalami sakaratul maut saat sedang solat. Papa meninggal insya Allah dalam keadaan khusnul khotimah..

Banyak yang mengira bunda akan meninggalkan kami setelah papa meninggal. Ternyata tidak! Bunda semakin rajin bekerja untuk kami. Ladang pahala masih banyak yang harus dipanen. Tidak terbersit sedikitpun di benak bunda untuk menikah lagi. Karena bunda takut kalau suatu saat bunda meninggal, pria yang baru dinikahinya itu akan meninggalkan anak-anak papa.. Karena bunda terlalu sayang kepada kami. Karena bunda terlalu takut kepada Allah...

--

Saat itu yang menjadi waliku adalah kakak pertamaku. Dia satu-satunya orang yang ga nangis. Bukan karena ga bisa nangis, tapi mau terlihat kuat sebagai wali aku. Tapi sebetulnya dia sangat terharu sampai dia menulis surat untuk anak perempuannya seperti ini di tengah kesibukannya..

Karena cinderella adalah cerita dusta
Anakku tersayang
Kali ini akan kuceritakan untukmu
Tentang seorang wanita 
Bukan untuk menceritakan sebuah derita
Tapi agar engkau mengambil pelajaran
Untuk hidupmu kelak

Anakku tersayang
Wanita ini menerima lamaran seorang laki-laki
Sekaligus mewarisi lima orang anak yang ditinggal wafat ibu kandungnya
Padahal saat itu dia masih gadis 
Anak yang tertua pada saat itu masih berusia 13 tahun
Sedangkan yang paling kecil berusia 4 bulan

Anakku tersayang
Tidak ada awal yang mudah baginya
Anak-anak ini sudah terlanjur mengenal siapa ibu kandungnya yang sebenarnya
Terkecuali mungkin yang paling kecil 
Kalau kuceritakan kekurangajaran anak-anak itu barang kali tidak cukup halaman ini memuatnya
Apalagi kenakalan anak yang paling tua
Semoga engkau tidak menirunya

Anakku tersayang
13 tahun kemudian ibu ini kemudian menjadi orang tua tunggal
Orang tua tunggal terhadap 5 orang anak tiri dan 1 orang anak kandung
Bayangkan anakku
Orang tua tunggal untuk anak tiri dan jumlahnya lima sekaligus
Tapi memang wanita ini luar biasa

Anakku tersayang
Mungkin suatu saat nanti engkau akan mendengar cerita cinderella
Cerita seorang anak yang diperlakukan buruk oleh ibu tirinya
Tapi kemudian berhasil mendapatkan kehidupan mewah dengan menikahi seorang pangeran
Bagi kelima anak itu 
Sungguh itu cerita dusta
Tidak ada kelima anak itu yang diperlakukan buruk
Ataupun kemudian menjadi pembantu serta dikurung dalam rumah
Alhamdulillah mereka berhasil dengan jalan halal nya sendiri-sendiri
Dan anak kandungnya sendiri kemudian menjadi hafizh quran

Anakku tersayang
Cinderella menjalani hidup bahagia setelah dinikahi seorang pangeran 
Dengan pernikahan yang mewah tiada terkira
Tapi untuk wanita ini
Dia nikahkan anak perempuannya dengan laki-laki pilihannya 
Tanpa perlu menunggu seorang pangeran datang melamar dan menawarkan pernikahan ala kerajaan

Anakku tersayang
Terdapat perintah Rasul untuk menaati Ibu tiga kali lipat daripada kepada ayah
Dan bahwa keridhoan Allah tergantung kepada ridho orang tuanya
Salah satu anak dari kelima orang tersebut bertanya kepada seorang ustadz di sebuah pengajian
“apakah itu maksudnya kepada orang tua kandung?”
Ustadz menjawab
“Ya, hanya kepada orang tua kandung” 
Tapi Kau tahu anakku
Kelima anak ini hanya punya wanita ini sebagai orang tuanya
Mereka tidak punya pilihan lain
Demi Allah tidak ada pilihan lain
Sampai mati pun
Mereka berlima berhutang budi kepada wanita ini

Anakku tersayang
Sungguh kebaikan atau keburukan tidak mengenal status
Apakah dia ibu kandung atau ibu tiri
Bisa jadi suatu saat engkau ditakdirkan memiliki anak tiri
Maka perlakukanlah mereka dengan semulia-mulia akhlak
Karena manusia adalah budak kepada akhlak yang mulia
 Dan kudoakan agar engkau bisa memilikinya

Bandung 7 april 2016
Pukul 1.40
(setelah selesai mengerjakan tutorial MPPD)

--


Monday, April 25, 2016

HONEYMOOOOOOOOOON!

Assalamu'alaikum!

Barakallahu laka wa baaraka 'alaikuma bagi yang sudah maupun akan segera menikah! :--)

Mau share dulu, aku dipost di Instagram nya Sanggar Liza looh. Terakhir ku lihat, 25 April 2015 (pukul 15:58) yang like sudah 1070 orang (norak banget aku, padahal yang di-like sampai 2000an juga ada) hahahahaha. Abisan kan sedih, vendor yang posting aku di Instagramnya cuma Sanggar Liza aja. Taman Music, Mitra Sekar Utama, Fine Souvenir, Bee Photoquick, dll, ga ada... huhuhu #anaknyabaper



Aku mau berbagi cerita seputar honeymoon aku boleh yaaa. Honeymoon super budget-compressing kalo bisa dibilang mah. Kenapa? Karena Tito benar-benar membiayai semua-muanya seorang diri. Sekali lagi, seorang diri. Tiket pesawat PP untuk berdua aja hadiah pernikahan dari kakakku.. Alhamdulillah ya rezeki suami-istri.. Mungkin beberapa dari kalian ada yang tau bahwa diriku ini sedang tidak bekerja karena sedang melanjutkan pendidikan di salah satu universitas negeri di Indonesia. Karena saya mengambil kelas reguler, jadi jadwal kuliahku ya Senin-Jumat seperti biasa..

Well, sebenernya aku ga bokek-bokek banget sih.. Uang ada, tapi cash! Tapi ya ndilalah pas hari H pernikahanku itu aku lupa bawa cash itu! Padahal aku udah inget-inget tuh jangan sampe lupa.... Soalnya malam Seninnya aku ga ikut pulang ke rumah, tapi extend di Hotel Santika semalam lagi. Jadi ya mau ga mau aku udah harus packing dan bawa segala keperluan untuk di Bali karena aku flight-nya Senin (tanggal 4 April) pagi jam 8!

Sedih banget rasanya, takut Tito ga cukup duitnyaa huhu.. Mana saudaraku yang janji bakal minjemin mobilnya selama kami di Bali tiba-tiba batalin janji... It means kita bakal ngeluarin duit buat sewa mobil which is ga murah biayanya.. Apalagi kita berencana tinggal 5 hari di Bali dan 3 harinya itu di Ubud! Haduuuh kita sempet hopeless banget tuh pas landing di Kuta. Ngatur ulang strategi karena tiba-tiba kendaraan ga terjamin.. FYI, di Bali itu hampir kaga ada angkot! Jadi mau ga mau kita harus sewa mobil atau motor deh setidaknya.

Hari pertama sampai hari ketiga kita sudah booking hotel di daerah Ubud, namanya Anahata Resort and Spa. Aku tau hotel ini dari salah satu group komunitas pelangsingan tubuh yang sering mengadakan retreat di sini. Tempatnya sepi, adem, ada sungainya segala, hijau banget, asri, wah poko'e cucok marucok lah buat honeymoon :p

Masalahnya adalah bagaimana caranya kita menuju Ubud dari Bandara Ngurah Rai? Itu jauh banget loh... mana ga ada kendaraan.... Naik angkutan bandara? Beuh, jangan ketipu deh! Mereka itu argonya argo kuda! Makanya kita harus cari opsi lain, jangan sampai kita terpaksa harus naik angkutan bandara pokoknya..

Kita semedi dulu tuh di Solaria (mana mahal banget lagi makanan bandara zzz) selama kita belum pasti mau naik apa ke Ubudnya. Hari itu udah sekitar jam 12 WITA dan kita terlunta-lunta di Bandara. Sempat berpikir untuk balik lagi aja ke Jakarta tapi kok ga seru ya.. Akhirnya kita memutuskan untuk menggunakan opsi Uber yang beroperasi juga di Bali. Cek harga dulu sist, jangan-jangan kemahalan. Eh ternyata kaga! Cuma 150ribu! Hahahaha. Ya sutralah, dari pada kita ga jelas mau ngapain, langsung lah kita pesan si Uber ini.

Usut punya usut, ternyata Uber dimusuhin sama pengusaha-pengusaha rental mobil di Bali. Yaa kasusnya sama kayak di Jakarta gitu.. Tapi abisan gimana, dari Bandara-Ubud kalo naik angkutan bandara itu bisa sampe 400ribu! Ini kita tau dari si supir Uber yang nganterin kita ke Ubud. Bisa hemat lebih dari 50% kan kalo pake Uber?

Kita sempet nyasar nih nyari lokasi Anahata.. Perjalanan Kuta-Ubud sekitar 1 jam dan ditambah 1 jam lagi untuk muter-muter Ubud dan kaga ketemu juga tuh si Anahata.. Sempet berpikir apa ni hotel jelek banget ya sampe Google Maps aja salah muluk nunjukkin jalannya.. Akhirnya setelah nelepon ke resepsionis Anahata (kenapa ga dari tadi aja ya neleponnya haha), kita dikasih tau deh tuh rute non-nyasar untuk ke sana. Fyuh, akhirnya sampe jugaaak.

Namanya juga resort and spa, di sini mereka ga cuma menawarkan kamar-kamar, tapi juga menawarkan panorama alam yang luar biasa indah. Dari luar sih keliatan kecil ya, tapi ternyata mereka tuh cukup luas dengan kontur tanah yang berundak-undak hingga ke sungai gitu. Aku dan Tito booking kamar yang ada private poolnya. Tapi sayang seribu sayang, private "pool" nya kecil beneeer. Cuma bisa buat berendam! Tapi gapapa juga sih, aku juga ga mau sering-sering basah-basahan buat hemat baju :p

Hari pertama di Ubud kita ga ngapa-ngapain. Maksudnya, ga jalan-jalan gitu loh yeee ngeres amat hahaha. Capek banget rasanyaaa. Belum ilang rasa capek pas tanggal 3 nya karena boro-boro bisa minum, duduk di bangku pelaminan aja kaga sempet! Akhirnya hari pertama di Bali ini kita habiskan dengan menikmati kamar yang super gede dan pemandangan hijau yang luar biasa dari dalam kamar. Room service juga dari kamar saking malesnya kita mau keluar kamar. Lagipula Anahata itu jauh dari mana-mana gitu loh jadi repot juga kalo mau nyari warteg haha. Ibaratnya kita menumbuhkan benih-benih cinta dulu deh pas hari pertama hahay :p

Hari kedua...

MAIN YEAAAY!! Kami memulai hari dengan sarapan ala hotel Anahata. Biasanya kan kalo sarapan di hotel sistemnya prasmanan gitu ya, nah di sini ngga. Waiter akan menyajikan appetizer, main course, dan desert ke kita, jadi kita harus pilih mau sarapan dengan breakfast set yang mana. Ada 3 jenis breakfast set yang bisa kita pilih, ada Indonesian Breakfast, American Breakfast, atau Continental Breakfast. Tiga-tiganya include orange juice dan fruit platter sebagai appetizer (hebat juga apetizernya buah! Sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW hehe), dan pilihan coffee-tea-hotchoco sebagai desert. Nah untuk main coursenya, Indonesian Breakfast pilihannya bisa nasi goreng, mie goreng, atau bubur ayam. American breakfast kalo ga salah pilihannya pancake atau waffle, sementara Continental Breakfast adalah french toast gitu. Sebagai orang Indonesia yang berbudi luhur tinggi, aku dan Tito pilih INDONESIAN BREAKFAST! Hahahaha. Padahal biar kenyangnya lama jadi makan siangnya bisa entar-entaran. Hemat cyiiin hahahahaha. Ku pilih mie goreng, dan suamiku pilih nasi goreng. Dua-duanya dengan telur yang diceplok dan disajikan dengan kerupuk gitu. Rasa? Yaaaaaa, enakan dan murahan Solaria lah yaaa hahahahahaa. Soalnya kalo ga termasuk free breakfast, breakfast set itu harganya 90ribu belum termasuk pajak dan hotel tax! Jeng jeng jeeeeng...... jadi kangen Nasi Goreng Kebon Sirih hahahahaha.

Tito meminjam motor dengan tarif Rp75ribu/10 jam yang baru bisa digunakan jam 11. Oke deh, kita muter-muter Anahata aja dulu kalo gitu. Meninjau kolam renang karena rencananya besok kita mau berenang duyuuu~~ kolam renangnya lumayan gede dan infinity pool gituuuu! Pemandangannya hutan hijau waaa cucok abis deeh. Dari pada di daerah pantai ye ga bosen banget ngeliatnya (padahal karena hotel di daerah pantai lebih mahal aja haha).

Setelah kita ditelepon resepsionis bahwa motor sudah bisa digunakan, cussss kita langsung berangkat muter-muter Ubud yang super eksotis dan tidak terlalu ramai itu. Well, kalo di daerah Pasar Ubud tetap banyak bule siih, tapi kita tujuan utamanya kan bukan ngafe jadi kita ga ke situ deeh. Tujuan pertama kita adalah Ubud Paddy Terrace. Sesuai namanya, Ubud Paddy Terrace berarti Teras Padi Ubud. Ini adalah persawahan yang dibuat berundak-undak (terasering) dan luaaaaas sekali. Keindahan hijau-hijau di sepanjang mata memandang benar-benar memanjakan mata Jakarta yang dipenuhi oleh bayang-bayang kemacetan dan gedung tinggi. Tiket masuk? Kaga pakee! Hahaha. Tapi memang di beberapa titik, ada beberapa petani yang minta retribusi seikhlasnya gitu sih.. Tapi gapapa lah ya, itung-itung membantu mereka ye ga? Lalu ada beberapa petani juga yang menawarkan untuk foto bareng dengan menggunakan caping dan gendongan padi gitu. Tapi ya itu, bayar juga haha. Kita sih foto-foto berdua aja ga usah foto sama petani gapapa kaan? Udah puas ngelilingin sawah, kita balik lagi ke atas dan berencana mau ke Kintamani karena letaknya ga jauh dari situ. Eh pas sampe tempat parkir motor, tiba-tiba hujan super derasss! Akhirnya kita neduh dulu deh sambil nyelonjorin kaki. Capek juga ternyata jadi petani haha.

Kita sempat maksain ke Kintamani pas hujan sudah mulai reda. Eeeeh di tengah jalan tiba-tiba hujan deras lagii!! Motornya udah dilengkapi dengan jas hujan untuk berdua sih, tapi tetep aja basah kuyup kalo hujannya sederas itu!!! Sempet maksain jalaaaan terus sampe akhirnya nyerah karena belum tentu juga di Kintamani nya ga hujan kan? Kalo hujan ga bisa liat apa-apa soalnya haha. Ya udah deh kita muter balik dan ga jadi ke Kintamani.. huhu ya udah lah yaaa kapan-kapan balik lagi ke Bali. Dari pada dipaksain dan kita malah ga bisa menikmati honeymoon karena sakit?

Nah kalo di Ubud ini yang agak susah nyari makannyaa! Ubud kan pusat kebudayaan Bali gitu ya, jadi pendatang (terutama pendatang muslim) tidak sebanyak di daerah Kuta dan Denpasar. Kalo di Kuta mah nyari makanan halal insya Allah masih gampang. Lah kalo di Ubud? Syusyeeeeh. Kita aja abis muter-balik dari Kintamani itu kan mau makan siang tuh, kita bingung mau makan apa haha. Akhirnya kita makan ayam fried chicken gitu. Aku aja nanya dulu ke penjualnya apakah makanan di situ halal atau ngga dan mereka jawab halal. Ya sudah bismillah aja. Honeymoon hari kedua makannya ayam goreng tepung. Hahaha.

Selepas makan, kita muter-muter Ubud dulu sebelum balik lagi ke hotel buat istirahat dan solat. Capek abis hujan-hujanan, kita berdua udah srot-srooot aja hidungnya... Ya udah deh kita menghabiskan sisa hari kedua dengan nonton tivi dan ngobrol-ngobrol aja di kamar sampe malem. Malamnya kita keluar dulu sih buat makan. Makannya apa? Ayam goreeng. Hahahaha. Mereka di balihonya udah klaim halal jadi ya insya Allah halal beneran. Enak ayamnya, kayak ayam-ayam pada umumnya (lah?)

Hari ketiga...

Jadi memang plan kita itu hari ke-1 sampai hari ke-3 di Ubud, lalu sisanya di Kuta supaya lebih dekat ke bandara. Jadi yaa ini hari terakhir kita di daerah super romantis ini huhu. Karena akses dari Ubud ke Kuta susah, jadi mau ga mau kita harus sewa mobil beserta supirnya. Untung aku direkomendasikan pakde aku untuk pakai mobil rental yang biasa beliau pakai kalau beliau lagi di Bali. Yowes deh kita hubungin orang itu dan nego harga, akhirnya kena Rp400ribu seharian (bisa dianter jalan-jalan juga) plus supirnya dan dijemput di Anahata. Lumayan murah sih, soalnya kalo kita rental mobil dari hotel itu mahal banget, Rp400ribu cuma anter sampe hotel di Kuta aja! Oh ya, untuk malam ketiga kita udah booking Fave Hotel di Kuta Square untuk 3 hari 2 malam, jadi hari ini setelah check out di Anahata bisa langsung check in di Fave Hotel.

Pagi ini dimulai dengan sarapan yang tetap dipilih Indonesian Breakfast haha. Tapi gantian, aku pilih nasi goreng sementara Tito pilih mie goreng. Abis makan, kita berenang dulu sebelum dijemput mobil jam 11 sekalian check out dari Anahata. Kolam renangnya luaaas sekali dan kita cuma berenang berdua saja haha. Berasa kolam renang milik sendiri deh pokoknya. Lumayan, dapet olahraga pagi dengan suasana yang oke banget. Airnya juga ga dingin jadi aku bisa berenang dengan tenang. Tadinya kita mau turun juga ke sungai tapi kita ga tau gimana caranya ke sungai..... jadi ya udah deh kita balik lagi ke kamar buat packing-packing sambil nunggu mobil dateng.

Singkat banget ya liburan di Ubudnya? Belum puaaass! Huhu. Semoga ada kesempatan kembali lagi ke Bali lagi yaaa! Aamiin ya Allah!

The view from bed

Anahata's lobby

Anahata's room

When Time Series Analysis is more tempting than Anahata's private pool..

Ubud Paddy Terrace

Anahata's infinity pool

Ubud Paddy Terrace

Setelah kita sampai di Kuta, tujuan kita pertama adalah Fave Hotel untuk check in dan taro semua koper. Kesan pertama begitu memasuki kamar: beda bener ya sama Anahata. Hahaha iyalah, rate Anahata aja 3x rate Fave. Pool nya Fave juga di tengah-tengah kamar gitu persis sebelah lobi............ Udah gitu aku sempet ngeliat mereka lagi ngepel lantai terus air sisaan di lantainya dibuang ke kolam renang!!! OMG! Ya sudah lah yaaa, kan hari terakhir ini fokusnya mau main-main bukan mau ehem-ehem HAHAHAHA.

Setelah solat dan taro koper-koper, kita langsung cusss untuk ke arah GWK dan Dreamland. Tapi sebelum itu kita makan dulu di warung muslim paling hits seantero Kuta: Nasi Pedas Bu Andika yang ternyata letaknya ga terlalu jauh dari hotel. Sebenernya itu kayak warung makan biasa, tapi yang bikin hits adalah sambelnya yang bisa bikin after-effect berkepanjangan. Harganya juga lumayan mahal sih untuk sekelas warung. Aku aja makan nasi dengan lauk keripik kentang balado manis, ayam, dan kangkung kenanya 21ribu! Tapi yaaa lumayan murah lah ya dari pada kaga makan sama sekali.. oh ya, jangan lupa belikan makan untuk supir ya!

Setelah makan, kita langsung cuss ke GWK yang ternyata sekarang sudah bisa dikunjungi. Terakhir kali aku ke Bali belom bisa dikunjungi, masih direnovasi besar-besaran. Sekarang pun ternyata GWK nya masih belum selesai loh proses renovasinya! Ternyata nanti patung Garuda dan Wisnu akan disatukan di atas gedung tinggi gitu seolah-olah Wisnu sedang mengendarai Garuda, sesuai dengan dongeng. Kalo kemarin patung Garuda dan Wisnunya masih terpisah soalnya gedungnya juga belum selesai.

Tiket masuk GWK itu Rp70ribu/orang. Cukup mahal sih, tapi kalau mengingat teknologi tinggi yang mereka gunakan, 70ribu itu kerasa murah, ngebayang ga sih gimana caranya mindahin patung Garuda dan Wisnu yang gede banget itu ke atas gedung yang super tinggi?? Di komplek GWK itu juga cukup banyak wahananya. Kita bisa lihat pertunjukkan tari dan teater Bali, ada mini cinema untuk menyaksikan animasi dongeng Garuda Wisnu Kencana, dan sebagainya. Cukup keren kok!

Patung Wisnu

Bersama para pemeran teater

Tebing GWK

Romantic park

Puas main dan foto-foto di GWK, kita langsung cusss ke Dreamland. Tiket masuk Dreamland berapa ya? Duh lupa.... Yang pasti kita nanti naik shuttle car gratis gitu untuk ke pantainya karena parkiran mobil sekarang ga boleh di deket pantai lagi. Kita sih anaknya ga mau romantic dinner apalagi ke fancy beach club. Cukup jalan-jalan ke pantai dan sawah aja udah menyenangkan sekali dan ga perlu boros juga kan? Hihi.

Dreamland ini adalah pantai berpasir putih yang berlokasi di dalam kompleks perumahan elit gitu. Dulu terakhir aku ke sana, pantai Dreamland ini termasuk yang virgin. Kalo sekarang mah udah rame beneeer. Kita jadi rada menjauh gitu deh buat menikmati pantainya. Kita di sini cuma duduk-duduk sambil ngobrol dan menikmati deburan ombak yang sangat menenangkan. Aku ga mau basah-basahan karena nanti bajunya berat dan berpasiiir.


Walk behind me, I will not know. Walk before me, I may not follow. Walk with me, I will show you how I love you!

Wedding ring by Kaliem

Loving the way you look at me

Setelah puas bermain di Dreamland, rencananya kita mau ke salah satu pantai lagi yang letaknya dekat situ. Tapi aku udah capek banget hahahaha. Aku itu kuat jalan kaki jauh, tapi aku ga kuat panas! Sementara cuaca di Bali itu panasnya melebihi Jakarta meeen! Aku jadi ga kuat dan gampang capek. Akhirnya suamiku mengalah dan kami pun kembali ke hotel. Sebelum kembali ke hotel, supirnya ngajak muter-muter daerah Dreamland dulu. Muter-muter keliling hotel-hotel mewah berbintang +++ yang harganya ga masuk akal. Hotel mewah sekaligus beach club di Ayana Resort, dia cerita kalo pisang goreng aja harganya ratusan ribu. Es teh manis juga harganya 100ribu lebih. Hahahaha. Kita mah apa atuh, ga sanggup ke tempat-tempat begitu. Fave Hotel udah mewah buat hayati mah~~

Sesampainya di hotel, kita beres-beres badan yang penuh dengan pasir dan nonton tivi sambil ngobrol aja. Malamnya kita keluar ke Pantai Kuta dan makan di Pizza Hut Kuta Beach hahahahaha. Abisan bingung ah nyari makanan halal di mana lagi selain fast food berlabel MUI. Abis makan di situ, kita jalan terus ke beach walk dan window shopping. Pas di jalan balik ke hotel, kita mampir ke Mcd dulu beli es krim. No diet during honeymoon maaan~~

Hari keempat...

Kita sarapan dulu di Fave Hotel. Makanannya prasmanan gitu dengan ada beberapa makanan seperti salad buah-sayur, nasi dan lauk pauk, roti dan selai-selai, serta minuman. Yaaaa, rasanya so-so lah yaaa what do you expect? Haha. Setelah makan dan mandi, kita cusss muter-muter Bali dengan motor yang kita sewa selama 2 hari dengan rate Rp60ribu/hari. Mayaaaan, mayan panas-panasan di Bali naik motor......... hahahaha. Gapapa deh hayati mah panas-panasan. Selama ada si mamas apa sih yang ngga~~

Tujuan kita hari ini adalah Pandawa Beach dan Tanah Lot. Buat yang ngerti Bali, tau dong kalo dua tempat itu ibarat Utara dan Selatan? Hahaha ya udah gapapa, kapan lagi siang-siang jauh-jauh naik motor kan..

Lumayan, dari hotel ke Pandawa Beach sekitar 1 jam naik motor. Berangkat jam setengah 11, sampai Pandawa jam setengah 12. Lagi terik-teriknya boook dan kita ga mau panas-panasan main pantai. Ya sudah kita sewa sunbrella dengan harga Rp50,000/3 jam. Mayan lah yaaa biar ga item hehe. Oh ya sebelumnya kita jajan dulu di Alfamart biar ga usah beli makanan di pantai yang mahalnya Na'uzubillah. Aku lupa beli Aqua jadi harus beli di pantai, harganya berapa saudara-saudara? Rp10,000. Okeeee, lain kali ke Alfamart dulu sebelum ke pantai manapuuun~~~

Kita cuma ngobrol-ngobrol sembari foto-foto aja dari sunbrella. Saking malesnya keluar dari sunbrella karena super terik bangeeet. Ku heran sama bule-bule yang tengah bolong gitu mainan laut, kalian ga takut pada item apa???? Udah gitu pake bikini begitu hiiiiiiiii. Sambil menikmati deburan ombak, kita nyemil-nyemil dan tertidur. Hahahaha. Enak banget hidup di Bali. Cuma makan, tidur, makan, tidur. Ga mau pulaaang~~~~

Bukan, bukan foto sok seksi. Ini saking silaunya jadi ku ga bisa melek hahahaha


What we see under the sunbrella




Setelah capek bobok-bobok di bawah sunbrella, kita beranjak lah tuh dari Pantai Pandawa untuk makan siang sebelum cuss ke Tanah Lot. Perjalanan dari Pandawa ke Kuta sekitar 1 jam, lalu kita makan di Ayam Betutu Khas Gilimanuk (yang fotonya serem itu loh) yang halal dan uwenaak! Harganya cukup lah ya, kita beli ayam betutu kuah 1/2 ekor untuk berdua plus 2 nasi, Aqua, dan es teh manis, kenanya sekitar 90ribuan. Tapi ayamnya itu ga cuma ayam doang.. kita juga dikasih kangkung dan sambel matah yang uwenak tenaaaaan!! Di Jakarta ada juga sih Ayam Betutu Khas Gilimanuk ini. Salah satu lokasi yang ku tau adalah di Rawamangun, seberangnya Warung Pasta. Give yourself a try! :)

Setelah makan, kita ke mesjid Kuta dulu untuk solat sembari nyelonjorin kaki. Jangan lupakan solat ketika bepergian yaa! Allah kan sudah memberikan keringanan berupa jamak dan qashar. So, manfaatkan ya! Oh ya, hijabmu jangan dilepas ya mentang-mentang pengunjung lain berbikini. Ingat, neraka jauh lebih panas dibandingkan panasnya Bali! :)

Cuuuuusssss kita ke Tanah Lot dari Masjid Kuta. Perjalanan yang akan kita tempuh kira-kira 1 jam. Yosh!!! Semangat!! Tanah Lot ini terkenal dengan romantisme sunset, pas dooong kita ke sananya berangkat jam 4 lewaat hihi. Setelah mengandalkan Google Map, akhirnya sampai juga di Tanah Lot sekitar jam setengah 6 sore. Biaya masuknya berapa ya? Duh aku lupa.... tapi ga sampe 50ribu kok untuk 2 orang plus 1 motor. Seingetku Rp28ribu deh.. tapi ga pasti jugaaa.

TERNYATA TANAH LOT SUDAH BANYAK BERUBAH! Dulu pas aku ke situ masih super berantakan! Eeeh, sekarang udah rapiiii banget. Enak ngeliatnya, jadi pangling hihi. Pas aku dateng sebenernya akan ada pertunjukkan tari kecak gitu, tapi mahal, Rp100ribu/orang huhu kasian Titonya.. jadi kita ga nonton tari kecak deh.. padahal kita ga pernah loh nonton tari kecak..

Muka kucel akibat naik motor tengah bolong~

Dora The Explorer




Karena gerimis dan mendung, sunset Tanah Lot ga keliataaan huhu. Tapi gapapa, tetap cantik kok! Oh ya, Tanah Lot itu sebenernya Pura gitu. Orang-orang boleh minta semacam didoain dan dipercikin air sambil ditempelin beras gitu di jidatnya. Wahai muslimin dan muslimat, ga usah ikut-ikutan ya kalau ga mau syirik! :)

Puas bermain, kita cuuuss dari Tanah Lot sekitar jam setengah 7 sore dan sampai di Fave jam setengah 8. Capek bangeeeet tapi seruuu karena ini adalah hari terakhir kita di Bali! Huhu sedih banget... Real life has been waiting for us! Malam terakhir di Bali ini kita habiskan untuk makan lagi di Nasi Pedas Bu Andhika dan belanja oleh-oleh di pusat oleh-oleh di dekat Nasi Bu Andhika. Setelah makan dan belanja-belanja, kita naik motor jalan-jalan keliling Kuta dan Seminyak untuk ngelihat kehidupan malam disana. Hiiiii banyak tempat dugeeem. Bagiku yang awam banget sama dunia malam, tempat dugem itu adalah hal yang sangat tabu buatku. Untung Tito juga bukan orang malam jadi ga perlu dosa bareng-bareng. Hehehehe.

Hari terakhir!!!!!!

Huhuhu sedih bangeeeet liburannya cuma sebentaaar..... tapi aku bangga banget sama Tito ternyata dia mampu ngeluarin uang seorang diri. Aku jadi merasa bersalah. Semoga Allah yang ganti semuanya ya suamikuuu, jazakallah khayran katsiran for everything!!!

Kita flight malam, sekitar jam 18.30. Jadi masih ada waktu sampai sore untuk jalan-jalan di Bali. Karena kita mesti check out jam 12, jadi kita titipikan semua koper kita di resepsionis untuk nanti diambil lagi sebelum berangkat ke bandara. Kita jam 10 cus ke Pasar Sukowati karena ada oleh-oleh buat bundaku dan bapak mertua yang belum terbeli. Jauh juga, dari Kuta ke Pasar Sukowati harus ditempuh dalam waktu satu jam dengan melewati tol Mandara yang bisa diakses oleh motor! Seru banget pengalaman pertama naik motor di jalan tol di atas air laut! Tapi serem juga soalnya anginnya super kencang dan minimum kecepatan 60 km/jam. Ku berdoa terus di dalam hati semoga kita ga terbang kebawa angin..........

Sampe di sana kita langsung menyambangi satu-satu toko di sana untuk mencai titipan orang tua kita. Kata siapa Sukowati murah-murah? Aku beli dress pendek putih harganya Rp165ribu.. Emang itu murah ya? Apa karena akunya aja yang super bokek? -_-

Waktu menunjukkan pukul setengah 12 dan Tito harus solat Jumat!!! Akhirnya kita berhenti dulu di salah satu masjid di daerah X (aku lupa nama daerahnya) saat kita pulang balik ke arah Kuta. Ku menunggu Tito di Dunkin Donut karena Tito menginginkan aku merasa nyaman ketika menunggunya solat. Hihi suamiku super romantis! :--)

Setelah selesai solat, kita cuss lagi ke Kuta dan kita memilih ke salah satu mall di Kuta (ku lupa namanya apa) sambil makan siang dan nunggu jam keberangkatan ke bandara. Makan KFC, lalu jalan-jalan di sepanjang pantai di belakang mall tersebut. Huuuu saat-saat terakhir bangeet! Hal sederhana seperti berpegangan tangan bisa menjadi hal yang super romantis! Capek jalan-jalan, kita ngetem aja di musola sambil nunggu ashar.

Waktunya pulaaang!!!

Kita naik Uber dari Fave ke bandara dengan biaya sekitar Rp30ribu. Eh nyampe bandara ternyata Air Asia delay sampe jam setengah 8!! Tau gitu tadi jalan-jalan dulu lagi zzzzzzz. Begitu pesawatnya ada, eh ternyata ada masalah! Jadi ada penumpang yang udah check in dan ada bagasi tapi orangnya kaga ada di dalem pesawat! Lah gimana sih tuh orang zzzz. Jadi aja awak pesawat mesti tracing bagasi si orang itu untuk diturunin di bandara. Yaelah bikin PR ajaaaa zzz jadi aja kita baru take off jam setengah 9!! -____-

Kita kelaperan di dalam pesawat tapi males beli makanan di pesawat. Alhasil hal pertama yang kita lakukan saat landing di Jakarta adalah: makan!!! Bakmi GM adalah tujuan kita yang paling realistis walaupun harganya tetep lebih mahal dibandingkan counter Bakmi GM di luar bandara....

Kita pulang ke rumahku naik Uber tapi ga ada yang mau ngangkut kita doooong zzz. Akhirnya mesti naikin tarif 1,3x supaya ada yang mau ngangkut kita dan alhamdulillah ada yang mau haha. Kita sampai rumah jam setengah 12 malam, ngobrol-ngobrol sebentar sama orang rumah, lalu masuk kamar. Kamarku penuh dengan kado dan seserahan!!!! Hahaha jadi kita mesti buka-bukain kado dulu supaya bisa tidur di atas kasur....... unboxing 28 kado baru selesai jam setengah 2 pagi! Alhamdulillah dari batik sampai kompor ada semua haha. Alhamdulillah... Jazakumullah khayran katsiran buat yang ngasih kado yaa! Insya Allah berguna bagi kami. Buat yang ngadoin oven, YOU KNOW ME SO WELL!!!

Begitulah perjalanan pertama aku dan Tito mengarungi rumah tangga yang masih seumur laron ini. Backpacking honeymoon, tanpa memyambangi tempat-tempat mahal di Bali. Masih indah, semoga akan selalu indah. Indah-tidaknya kehidupan kita kan tergantung sudut pandang kita, iya ga? :-)


Friday, April 15, 2016

Reviewing My Wedding Vendors! - Edited!!

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh :---)

Apa kabar semuanyaa? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat dan senantiasa diberikan rizki halal nan berkah dari Allah SWT yaa. Yang sedang diberikan ujian, semoga ujian tersebut menjadi penghapus dosa dan peningkat rasa syukur kepada Allah SWT. Aamiin ya Allah. Tuh, enak kan kalau segala sesuatunya dimulai dengan berdoa bersama? Hihihi.

Jadi, sesuai dengan janji aku pada postingan sebelumnya, kali ini aku akan review semua vendor yang terlibat dalam pernikahanku. Mungkin postingan ini jadi agak panjang ya.. Soalnya aku khawatirnya kalau dipisah, aku malah males nulis lagi...... Nanti malah jeda antara postingan ini dan postingan sebelumnya jadi terlalu lama. So, is it OK for you? :--)

--------

UNDANGAN
Jadi ceritanya aku bikin dua undangan nih, undangan fisik dan e-invitation. Undangan fisik kubuat sebanyak 600 pcs di Duta Graphia, Pasar Tebet Barat. Udah ngerti lah yaa Pasar Tebet di manaa hehe. Duta Graphia ini memiliki paling banyak tenant di Pasar Tebet ini. Bahkan usut punya usut, ternyata banyak juga tenant lain yang tempatnya nyewa ke empunya Duta Graphia ini.. Empunya Duta Graphia orang Aceh asli loh. Ku sempet ketemu langsung sama pemiliknya gara2 waktu pengerjaan ngaret dari jadwal yang dijanjikan. Jadi ibu mertuaku (dulu masih camer) marah2 gitu ke dia... Hahahaha maafin ya bapaaak..



Tanpa gelar akademik, soalnya bukan undangan seminar :p


Maafin ya kalo gambarnya jelek... Difoto pakai kamera HP biasa soalnya hehe. Ini aslinya elegantly simple loh. Warna sampulnya cokelat keemasan dan ternyata covernya dilaminating gitu. Aku aja copot-pasang label tapi covernya ga rusak. Udah gitu di bagian namanya itu semacam diapain ya.... Pokoknya kayak ada kesan ditutup kaca, padahal itu terbuat dari plastik keras gitu.. Teknik pengerjaan covernya kali ya yang bikin mahal, dalemannya sih standar2 aja.. Tapi dengan undanganku yang kayak begini, banyak yang bilang kesannya kayak royal wedding haha. Berarti emang bener kalau undangan itu adalah first impression bagaimana pesta kita nanti. Walaupun dalam kasusku, aku sama sekali ga bermaksud bikin royal wedding. Ya keleus, emang aku siapa? Haha.

Nah untuk e-invitationnya, especially made by my (soon-to-be) architect, Durra Zaahira!! Durra is also my one and only sister jadi tanpa penjelasan panjang lebar pun dia udah tau aku maunya kayak gimana hihi. Durra ini juga yang buatin bridesmaid cards aku looh!! Sister knows best! Hihi.





Keren kaaan? Hihi. Adikku ini juga buka layanan jasa graphic design looh. Kualitasnya mah jangan diragukan deh. Anak semester 6 di jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Indonesia! (^,^)

DUTA GRAPHIA
Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan
021 8354256, 021 8350647
Price: Rp14,000/pc for 600 pcs
Performance Score: 9/10
Less 1 point because it didnt meet the deadline

SOUVENIR

Ini dia souvenir yang bikin aku jatuh hati pada pandangan pertama, tetapi sempat bikin dag-dig-dug karena ga ready stock untuk tanggal 3 April! Huhu. Sempat ingin berpindah ke lain hati, tapi ora iso... Kita suka banget sama coaster (tatakan gelas) bergambarkan loro blonyo yang ndut kayak aku ini haha. Ini susah banget dimintanya! Bahkan awalnya pihak Fine Souvenir agak sangsi karena takut ga bisa memenuhi ekspektasi kita. Usut punya usut, ternyata pengerjaan souvenir mereka sebagian besar dari China loh! Akhirnya setelah tim marketing Fine berdiskusi langsung dengan owner, mereka menyanggupi!!! Yeaaay! Tapi dengan perjanjian bahwa jika dalam kurun waktu H-1 bulan ternyata mereka ga bisa siapkan, kita harus bersedia mengubah souvenir.. Oke deeh!!! Ternyata H-3 bulan pun udah ready dan bisa diambil semuaaa! Yeaaay!! Bahkan thank you notes nya aja belum jadi karena undangannya belum jadi hahahaha.

Fine Souvenir ini lucuk2 dan antimainstream semua loh souvenirnya! Harganya juga masih bisa diterima kantong lah yaa. Dan mereka free pemasangan thank you note! Ini PR banget loh, soalnya kalo di salah satu toko souvenir di Cipinang tidak menyediakan jasa pemasangan thank you note. Ya bayangin aja masangin thank you note sekecil itu satu2 ke souvenirnya.... Fine Souvenir juga menyediakan jasa delivery, tapi kalo yang ini ga gratis yaa! Hehe. Oh ya mereka juga free cute packaging! Kalo aku packaging nya mika dan pita aja biar simple :--)

FINE SOUVENIRE
Boulevard Timur ND1 #26
Kelapa Gading, Jakarta Utara
089 656 959 757
LINE & Instagram ID @finesouvenir
Price: Rp8,000/pcs for 800 pcs
Performance score: 10/10 PERFECTO!

VENUE
Mandira Ballroom, haaaaaaaa. Aku cinta sekali kepada tempat ini. Setelah jatuh cinta pada pandangan pertama pada Sasana Kriya, akhirnya kesampean juga menikah di sini hihi. Padahal dream wedding venue aku itu Patrajasa loh! Tapi semua berubah setelah aku melihat Sasana Kriya hahahahaha. Udah gitu ya, alhamdulillah setelah acaraku itu tidak ada acara malam! Jadi kata Mas Fery, entah kenapa tiba-tiba penggunaan Mandira Ballroom tanggal 3 April acara malam itu dibatalkan. Artinya apa? UKURAN BALLROOM AKU GA PERLU BERKURANG 3 METEEER!! {{Untuk yang bingung, coba baca postingan aku tentang Sasana Kriya yaa}}

Seneng banget ga sih, kami jadi pakai full ukurannya Mandira Ballroom yang gede banget itu. Kita pun ga usah terburu-buru untuk segera pergi dari situ setelah acara selesai hahahaha. Ambience nya Sasana Kriya juga aku suka banget. Lighting dari lampu gedungnya mewah banget, AC nya dingin, full carpet dan bersih, dinding marmernya bisa buat ngaca, prehall nya masih keliatan baru dan bersih banget, ruang rias khusus pengantin luaas banget sampe sodara-sodara pada ngetem di situ zzz, ruang rias keluarga juga besar sekali. Alhamdulillah ya Allah semoga ini suatu tanda keberkahan dari-Muuu.. Karena tamuku itu masih pada datang loh walaupun udah jam 1 juga.. Foto-foto aja belom kelar parah banget hahahaha

Tapi yaaa, kita janganlah ya bahas dari sudut positifnya aja. Aku juga mau bahas dari sudut negatifnya. Apa aja? CHARGE! Ih sumpe ye Sasana Kriya ini ngecharge ke vendor mahal banget jadi kita kena imbasnya deh huhu. Terutama kalo kinerja vendor jadi kurang baik karena kepotong banyak buat charge! Apalagi kalo vendor kasih treatment ke klien berupa bonus2, itu mereka harus dikasih tau dan katanya sih ada charge buat bonus itu! Ih gile ye parah banget.. Udah gitu kunci kamar rias aja ada chargenya hellooooo tanggung jawab kalian kali.... kelemahan selanjutnya adalah tidak terpantaunya jika ada tamu TMII yang sembarangan masuk buat numpang makan! Ini udah kejadian di aku.. Pengunjung TMII non-undangan masuk aja gitu sok-sokan nulis daftar tamu dan masukin amplop yang isinya tisu-tisu karena emang kaga ketauan satpam jugaaa :"(

Lalu masalah tiket masuk! ELAAAAAAH KAGA KASIAN APA SAMA TAMU-TAMU PERNIKAHAN YANG DISURUH BAYAR TIKET MASUK JUGA???? Malu-maluin tauk. Belom cukup apa keuntungan kalian dari harga sewa gedung yang mahal banget itu??? Lagian kemungkinannya sangat kecil bagi tamu undangan pernikahan untuk main wahana setelah datang ke pesta. HELLOOOO PAKE BAJU KONDANGAN KALIIIIII zzzz Emang sih tamuku ga ada yang ngeluh langsung di depan aku, tapi kan ada beberapa orang yang langsung nanya di awal terkait bayar-ngganya mereka. Ih malu-maluin banget sungguh deh kalo ngadain pesta di TMII :"(

MANDIRA BALLROOM, SASANA KRIYA
Jalan Pintu Utama TMII, Jakarta Timur
Web: www.sasanakriya.com
Price: Rp26,500,000/4 jam +++++++++
((Lihat rincian di postingan2 sebelumnya))
Performance score: 8/10
Less 2 points because the flaws I've mentioned (and of course, THE MAJESTIC PRICE)

WEDDING DRESS
Jadi, karena Sanggar Liza tidak menyediakan busana akad, mau tidak mau saya harus sewa (lagi) atau bikin sendiri. Dan bundaku memutuskan untuk bikin saja sekaligus dengan busana-busana (akad-resepsi) orang tua, among tamu, sodara-sodara, dll. Karena tema akad bernuansa islami, jadi aku memutuskan untuk memakai dress semi-gamis berwarna broken white. Kami jahit di penjahit langganan Ibu Mertua yang namanya Dani. Well, sebenarnya beliau ga punya nama butik resmi sih. Jadi aku namain aja DANI MODISTE. Hehehehehehe.

Aku awalnya agak kecewa dengan Mba Dani karena ternyata dia hanya bisa jahit dan tidak bisa bikin desain.. Huhu jadi aku diminta untuk cari model yang ku mau. Aku pilih dari Instagram seorang desainer terkenal yang bajunya baguuuuuus banget. Mungkin karena si modelnya juga bodinya bagus kali ya, jadi dia bagus banget juga. Oke, sepakat aku mau model yang seperti itu dengan buntut lepasan. Artinya aku bisa pakai dress itu dengan atau tanpa buntut. Secara garis besar, dress aku tuh berbentuk 1 piece dengan rok mengikuti bentuk kaki. Jadi bukan typical wedding dress yang roknya mengembang gitu. Nah nanti efek mengembangnya itu akan didapatkan dari buntut lepasan itu.

Ampoooon! Pas fitting pertama itu rasanya aku mau pake baju badut aja deh buat nanti di akad! Ueleeeeek tenan rek hasilnya! Udah mah aku gendut ya, ternyata baju model begitu bikin aku keliatan makin buleeeettttt dan kayak pocong! Bentuk di pinggulnya itu ga pas banget loh di aku karena aku pinggulnya lebaaaar. Huwaaaa aku nyampe rumah nangis tau ga siiiih, sambil nyari2 kemungkinan nyewa dress dari sanggar lain..

Aku bilang tuh ke Ibu Mertua (dulu masih calon) kalo aku ga suka dress nya. Jelek. Ga suka pokoknya. Eh aku malah diomelin sama bundaku huhu. Katanya salah sendiri milih model yang kayak begitu, yang roknya ngikutin bentuk kaki. Aku malah disalahin juga karena ga diskusi dulu sama bunda pas nentuin model. Ya abisan gimana? Bundaku itu orang sibuk banget mana sempet diskusi masalah begitu? Uh, tambah kesel!

Tapiiiiii, semua berubah setelah dress nya mulai ditambahin payetttt! Hahahaha ternyata payet itu ngaruh banget yaa. Mungkin karena pas fitting pertama sama sekali belum dipayet kali yaaa jadi kesannya biasa banget.. Eh setelah sebagian dipayet jadi mulai keliatan bagusnyaaa! Udah gitu mungkin terpengaruh dari perubahan bentuk badanku kali ya. Terakhir2 itu aku sama sekali ga makan garam dan minyak. ITU BENER-BENER NGARUH BANGET LOH! Tapi ya itu, nyiksa banget dietnyaaa huhu. Padahal maksud awalku diet no-salt dan no-oil itu supaya ku ga bau dan ga banyak keringetan pas hari H loh.. eh ternyata ngaruh banget ke bentuk badan. Haha. Jadi optimis deh!

Untuk resepsi, aku pakai kebaya eksklusif dari Sanggar Liza dengan tambahan charge sebesar Rp4,500,000! Zzzz. Itu kebayanya bundaku yang milih, beliau suka banget sama kebaya itu. Kalo aku sih sebenernya biasa aja.. tapi demi menyenangkan hati orang tua, ya sudah lah terima saja.. Namanya Kebaya Salem Ribiyanti. Sesuai namanya, warnanya salem juga. Pasangannya Salem Ribiyanti ini warnanya salem juga hahaha awalnya si Tito ngambek ga mau pake karena warnanya pink! Tapi setelah dibujuk rayuan maut oleh bunda, akhirnya dia pasrah juga. Hahahaha maafin ya Yoyooot. Kamu tetep laki kok :*
Final fitting seminggu sebelum hari H di Graha Liza

Back detail salem ribiyanti

Peachy Tito! Hihi

Biar kayak di IG orang-orang :p

Hari H sebelum diarak masuk ballroom

Final fitting dress akad di showroom Dani Modiste

It turns out so good and much improved! The tail is revised to be more dramatic. The tail on first fitting was a disaster!!




DANI MODISTE
Jalan Cikoko Timur II, Gang ?, No ?
Cikoko, Jakarta Timur
CP:   0817744097 (Mba Daninya langsung)
Price: I dont know. My mom-in-law paid it as a gift <3 span="">
For additional information, pemasangan payet dan pembuatan bustier dilakukan di vendor terpisah sehingga masing-masing punya harga sendiri.
Overall dress performance score: 9/10.
Less 1 point for not being able to design.


MAKEUP
SIAPA LAGI KALO BUKAN DARI SANGGAR LIZAAAA? Hahahahaha. Cita-citaku banget pake Sanggar Lizaaa, alhamdulillah berjodoh walaupun dapetnya "cuma" Ibu Ami. Tapiiiiiii, dengan harga yang paling ringan aku bisa dapat tampilan sekelas Ibu Lizaaaa hahahaha ((bagi yang belum ngerti, bisa baca postingan khusus aku tentang Ibu Ami)).

Ibu Ami ini super duper baik banget deh. Walaupun aku telat sampai hampir 1 jam, tapi beliau bisa selesai tepat waktu. Daaan, beliau ga berhenti-hentinya baca solawat tiap kali menyentuh mukaku. Masya Allah....... Ih, Bu Ami dan timnya ini udah tidak diragukan lagi deh pokoknya. Udah mah supel semua, jadi ga ada bosannya sama sekali. Apalagi pas lagi retouch makeup dari akad menuju resepsi, aku sempet kesel tuh karena tiba2 di ruang rias ku jadi banyak banget orang. Risih aku jadinya dan berisik banget! Tapi Bu Ami ini nengangin akuuu hiks hiks seneng banget.

Bundaku, ibu mertuaku, sodara-sodaraku yang dirias sama tim Sanggar Liza juga jadi cantik-cantik semuaa! Bahkan ternyata mereka sediain kain lebih jaga-jaga jikalau ada yang tiba-tiba mau pinjam kain. Tapi ya kalo mau tambah-tambah itu mahal kenanya.. Sodaraku aja pasang hijab biasa kena Rp150ribu zzz. Tapi proses pengerjaannya pun cepat dan rapiiii banget. Aku aja takjub ngeliat mukaku dan muka sodara-sodaraku sendiri. Ternyata kita bisa cantik juga hahahahahahahaah.

Karena jatah makeup dari Liza untuk among cuma 6 orang, jadi aku hire freelance MUA untuk merias sodara-sodaraku. Freelance MUA nya ya teman SMA aku sendiriii hihi namanya Dahana Savitri, panggilannya Dana. Masih baru jadi freelance MUA, masih harus banyak belajar, jadi harganya belum terlalu mahal. Dana dibantu oleh mamahnya untuk memasang hijab/hairdo dan dibantu "asisten"nya which is teman SMA aku juga. Aku awalnya ambil paket Rp1,600,000/10 orang tapi kenyataannya nambah lagi 4 orang hehe. Tambahannya itu cuma kena Rp150ribu/orang. Recommended deh buat yang mau tambah-tambah MUA untuk sodara-sodara!!

Aduh, jazakumullah khayran katsiran deh buat tim Liza dan Tim Dana! Semoga semakin sukses ya kalian semua! Semoga bisa bekerja sama lagi di lain kesempatan! :---)



With Ibu Ami <3 p="">



SANGGAR LIZA
Graha Liza, Jalan Asem Baris Raya No.11A
Tebet, Jakarta Selatan
021 837 817 85
Email sanggarliza@gmail.com
Price: Rp22juta (+kebaya ekslusif, +kirab)
Performance score: 9/10
Less 1 point because my veil was down to the back of  my head so it looked ridicilous and my bang was appeared... probably because the veil was too heavy.

DAHANA SAVITRI
Pondok Kelapa, Jakarta Timur
081213708723

DEKORASI
1 kata buat Mitra Sekar Utama: KECEWA

Bagi kamu yang udah sering melanglangbuana di blog aku, pasti merasa deh kalo postingan tentang MSU ini berbeda. Udah diubah ya, Ra? Ya, sudah :-)

Aku memang super kecewa dengan MSU, tapi itu tidak bisa menjadi alasan untuk merendahkan hasil kerja keras beliau walaupun aku tulis di blog pribadi aku. Blog pribadi bisa dijamah oleh Google kan? Dan yang baca postingan ini udah hampir 1000. Semakin lah aku merasa bersalah, ada yang salah dengan tulisan aku..

Awalnya aku tersadar saat mengunjungi Facebook page salah satu vendor aku. Di situ ada unsatisfied client yang sedikit merendahkan vendor tersebut saking kecewanya dengan performa mereka. Ternyata apa? Hal tersebut disanggah abis-abisan sama jubir vendor tersebut dan si klien diminta untuk mengirimkan permintaan maaf dalam kurun waktu 3x24 jam! Uceeeeettt!

Sejak saat itu lah aku tersadar bahwa Allah menyadarkanku kalo aku salah :"(

Harusnya ga begitu caranya me-review kerjaan orang. You can say somebody is wrong, but do it without humiliating. Apalagi kalau review tersebut sampai menjatuhkan bisnis mereka. Kamu mau bertanggung jawab? Aku mau bertanggung jawab?

So, di sini aku akan memperbaiki tulisanku. Aku juga sudah secara personal Whatsapp Mba Anti permintaan maafku dan aku berjanji akan mengubah review ku. Tinggilah tanpa merendahkan orang lain.. pelajaran, buatku dan buat kamu :-)

Ya, aku kecewa. Mba Anti juga sudah memahami bahwa banyak yang salah di nikahanku. Beliau sudah minta maaf di Whatsapp dan berjanji akan terus memperbaiki dirinya. Apa saja yang salah? Desain pelaminan tidak seperti grand design. Banyak perbedaan antara perjanjian dan kenyataan. Kursi pelaminan bukan seperti yang tertulis di perjanjian. Mini gardennya ga cantik, terlalu sepi dan sangat terlihat seperti styrofoam. Standing flowernya juga biasaaa banget. Bunga-bunganya sedikit sekali... Pohon maple juga ditaronya di prehall, padahal kami mintanya taro di dalam. Lighting pelaminan warna biru, padahal kita mintanya warna muda. Pergola tidak sesuai dengan perjanjian. Lalu aku minta dibikinkan timeline board, tapi ternyata dibuat dengan tidak bagus, tulisannya kecil, miring, dan ditaruh di backdrop photobooth which no one could see it. Yang paling parah menurutku adalah aku tidak diberikan flower bouquet.. padahal bouquet itu tertulis jelas sebagai bonus di quotation pertama saat aku minta price list ke Mba Anti.. :-(

Memang sih, ga banyak orang yang ngeh sama dekor. Tamu-tamuku bilang bagus-bagus aja. Tapi sebagai klien yang sudah bayar lumayan mahal, boleh dong kita dapet apa yang sudah dijanjikan kepada kita?

Yah, untungnya white rose carpetnya ga dicopot selama acara sih. Tapi mbok yo jangan bopeng-bopeng gitu, ga diperbaiki dulu emang?

Ternyata di bawah meja akad itu bolong...

Perasaan perjanjiannya sanggup untuk taro white rose carpet di area photobooth. Terus itu kenapa timeline board ditaro di situ?Emang keliatan dari foto? Mana miring2 tulisannya... :-(


Maple nya kenapa ditaro di prehall :"(

Ternyata awalnya timeline board ditaro di deket pohon ya.... baru nyadar kalo tulisannya ga indah ya jadi "diumpetin" di backdrop photobooth?

Who still use blue lighting for the stage? Jadi gelap semua foto temen2ku :(

This is not the stage according to the grand design. The chairs are not like that, supposedly :""(

This is not pergola worth 2,5million more..

Mejanya sepi amat sist?

Where was the flower bouquet you promised me? The thing that was clearly written on the quotation as a bonus you gave me freely :""""(

This is not the stage we literally want! We want soft lighting! Not this stingy blue lighting :"""(

This was nice because my friend's phone was sophisticated!

Temanku metik-metikin bunga (setelah acara selesai) dan dirangkai jadi 1 biar kayak bouquet, buat dikasih ke aku!! Segitunya banget kan ya ga ada flower bouquet :"""""""(

Karpet panggungnya warna abu-abu...... untung kuat, kalo kaga mah udah jadi poin minus lagi.. Liat tu mini gardennyaaa. Jelek bener kalo diliat dari atas pelaminan! :"""(
Look at my veil! It was sliding back! -__-

MITRA SEKAR UTAMA WEDDING
CP: Mba Anti (083897775123)
Price: Rp50juta + 2,5juta for pergola we never had
Performance score: 5/10!

CATERING
HANDS DOWN TO DWI TUNGGAL CITRA! Everybody, literally everybody, cant stop talking about how good you are! Woohooooo! Semua kekecewaanku terhadap Mitra Sekar Utama hilang terhapus oleh DTC. Rasa? Luar biasa! Dekorasi? Mempesona! Kerja sama? Tidak diragukan!! Semua sesuai dengan perjanjian, baik yang tertulis maupun tidak tertulis!

Dekorasinya rame banget sehingga sangat membantu dekorasi Mitra Sekar Utama. Terutama bunga T & Z nya itu udah kayak favorite place to take picture! Hihihi. Semoga para tamuku ga inget kekurangan-kekurangan yang ada di acara pernikahanku karena DTC ini yaa. Aamiin ya Allah. Mungkin akan ada ulasan khusus mengenai menu DTC yang ada di wedding ku yaa. Doakan semoga aku ga malas dan masih ingat menu apa aja yang ada di wedding aku hehehehe. Satu hal yang lasti, THE LASAGNA WAS TO DIE FOR!!! Sungguh enaaak banget! Belom lagi aku menemukan lasagna seenak itu!! Masih sisa banyak kan ya, jadi aku dapet sekotak gitu buat makan malam di malam pertama di Hotel Santika. Hahahahahaa. Makanya Lasagna DTC akan terkenang seumur hidup deh! :-D

Rasanya mah udah ga perlu diragukan yaaa. Banyak buanget yang MAKAN SEMUANYA, udah ga tau deh kenyangnya kayak apa hahahahaha. Aku aja sama sekali ga sempet minum apalagi makan huhu. Ternyata sama pihak DTC udah disiapin khusus pengantin di meja VIP, semua makanan tersedia di meja tersebut. Jadi begitu pengantin turun panggung bisa langsung ke ruang VIP tanpa perlu mengantri akan langsung dilayani. Sayangnya aku sudah terlalu capek dan tidak ingat makan hahaha. Begitu turun panggung, yang aku ingat hanyalah berganti baju dan menghapus makeup~

Sayangnya ku ga punya banyak foto tentang catering yaa. Mungkin nanti yaa pas udah dapet file dari vendor Photography :--)

Super in love with the T Z flower!

DWI TUNGGAL CITRA CATERING
Contact person: Wayla (marketing, 081219449396)
Price: i dont know the exact number..
Performace score: can I say 12/10?
Too flawalessly perfect I can hardly score it just 10!!!

ENTERTAINMENT
Nah ini dia vendor yang aku ga tau pasti gimana performance nyaaa hahahahahahaa. Lah abisan bagaimana? Aku sama sekali ga sempet denger mereka nyanyi! Yang jelas Mas Dede supeeeer baik!!!! Dia kasih bonus bass ga bilang-bilang! Tau-tau pas hari H ada bass!!! Hahahahaha mungkin terlalu sepi yaa paket yang ku ambil. Tapi emang konsepnya slow jazz gitu jadi orang2 ga perlu teriak-teriak ngomongnya...

TAPI, AKU HANDS DOWN BANGET BUAT MC NYAAAAA!!! PAK HARI DARI TAMAN MUSIC!! YOU ROCK!!! Hahahahahahaa. Pertama dia bisa nyondro, jadi kita ga perlu sewa lagi buat nyondro. Kedua dia bisa ngimbangin acara yang ancur berantakan karena ga ada WO. Acara jadi ga jelas, semua vendor yang terlibat tidak diworo-woro ke tamu karena ga ada yang menginformasikan, susunan acara kacau balau, wah parah deh.. Sebenernya acaraku ini kalo dari segi jalannya acara ini ga jelas banget loh hahahaha. Ketiga dia bisa ngatur situasi ketika yang mau foto banyak tapi dia ga ada yang bantu karena koordinator acaraku tiba-tiba kabur karena ada acara partai(???). Untung dia sodara sendiri, kalo bukan mah......... Keempat dia rela selesai ga tepat jam 13 karena membludaknya orang-orang yang mau minta foto. Ah pokoknya TOP BGT deh Pak Hari! Bersedia juga untuk ketemuan di rumahku untuk bahas masalah teknis (walaupun ga jadi gara-gara koordinator acaraku tiba-tiba ada acara partai zzzzz). Dia juga udah standby dari jam 7 pagi meskipun acara ngaret baru mulai jam 8! Luar biasaaaaaa.

Pak Hari membelakangi kamera

Taman Music memfasilitasi teman

TAMAN MUSIC ENTERTAINMENT
CP: Dede (marketing, 081902207684)
Price: Rp12juta (including MC akad dan resepsi)
Performance score: 9/10
Less 1 point for not being excited during the performance :"(

PHOTO-VIDEOGRAPHY
Guys! I've made a super big mistake because of my ignorance!

Jadi begini ceritanya, seperti telah ku jelaskan sebelumnya bahwa Tito Photo tidak rekanan dengan Sasana Kriya walaupun aku sudah ambil paketan hingga ke wedding segala. Nah pihak keluarga suamiku itu takut jika ke depannya ada masalah sehingga mereka merekrut lagi vendor digital yang rekanan dengan Sasana Kriya. Aku seharusnya sadar, karena vendor ini sudah hadir ketika technical meeting 2 minggu sebelum acara. Tapi aku ga ngeh. Ga ngeh sama sekali.

Jadi tuh yang selama ini aku ceritakan bukanlah mengenai Tito Photography, tapi Luna Photography! Super big mistake! Why do I just realize this now? Because just yesterday my husband unintentionally read my blog and told me I was wrong! I shouldnt be reviewing Tito Photo, because it's all Luna! OMG......

Aku benar-benar minta maaf kepada semua pihak yang mungkin merasa dirugikan akibat postinganku ini. Aku benar-benar minta maaf akibat keteledoranku yang mungkin saja menjatuhkan. Aku ga tau sih apakah benar-benar menjatuhkan atau tidak, karena sampai saat ini belum ada laporan apa-apa yang masuk ke aku. Aku juga sama sekali belum pernah berhubungan lagi dengan Sasana Kriya jadi aku ga tau gimana kelanjutan ceritanya.

Reviewnya sebenarnya sama aja, tapi ini review tentang Luna Photography

Jadi tu kru mereka ontime banget! Jam 6 udah ada di venue! Bahkan kru yang bakal ngeliput suamiku di Hotel Santika juga jam 6an udah sampe hotel. Aku masih dirias dan Mas Video (lah ku lupa namanya siapa) udah mulai ambil-ambil video untuk keperluan same-day edit. Dia jago banget ngambil angle-angle nya sehingga keliatan dramatis. Kita ngobrol banyak banget jadi aku tau kalo dia itu orang Ternate asli yang merantau ke Jakarta. Dia cerita ke aku, Bu Ami, dan Mba Watin (asistennya Bu Ami) gimana susah dan mahalnya dia kalo mau pulang kampung dsb.. Enak banget jadi ga canggung! Aku juga minta dia untuk ambil shoot yang lucu-lucu biar kesannya rileks. Padahal maaah, deg-degan bingit broooo.

Nah kalo kru fotonya datengnya agak lama nii, mungkin sekitar jam setengah 7an kali ya. But it's OK. Ga terlalu berpengaruh kok hihi. Nah si Mas Foto ini juga orangnya enak banget! Ternyata dia kelahiran sama kayak aku, kelahiran 1991 dan rumahnya di Duren Sawit juga. Wah cerita-cerita banyak deh kita pokoknya udah kayak temen sendiriiii. Mungkin karena pertemanan yang sudah kita bangun sejak awal ini kali ya, jadi performance mereka sangat baik! Dia ngasih kode-kode kalo lipstik aku mulai mencong, ngasih pujian tiap kalo aku udah nanya, "Kerudungku masih bagus ga? Aku masih cantik ga?" Hahahahahaha manten wanitanya streeessss. Terus apalagi yang minta foto banyak banget, wuih sabar banget merekaaaa. Kasih aba-aba segala macemnya sabaaar banget. Padahal kru mereka lumayan banyak sih, tapi si Mas Foto ini kayaknya leadernya deh.

Hasil same-day edit yang ditampilin di screen juga bagus banget kata para tamu. Kualitas videonya HD dan ga pecah, konsep videonya ngalir, bikin baper pada pengen kawin, tapi tetep aja akunya pecicilan! Hahahahaha. Tepuk tangan banget buat kru yang ngedit video hingga bisa langsung ditampilkan 2 jam setelah prosesi akad selesai! Luar biasaaaa! Coba perempuan, ku peluk deh tuh semu krunya! Hihi.

Inti dari vendor fotografi dan videografi kan hasilnya nih ya.. Nah itu aku ga tau deh nanti hasil-hasilnya gimanaa soalnya ku belum dapet file nya. Ku pengen banget minta same-day edit videonyaaaa soalnya waktu itu pake laptop mereka kan untuk menampilkan video, jadi kita belum sempat minta file nya huhu ini nih ga enaknya ga ada WO :-(

Kru utama ya 3 orang ini aja, yaitu 1 photographer, 1 asisten photographer dan 1 videographer

Cuma 3 orang ternyata kru utamanya, kru lainnya itu untuk edit video, teknisi untuk pemasangan screen, kabel, dll. Tapi hands down banget buat 3 mas itu yaa!!! :-)

Mengambil video dari segala sudut agar hasilnya dramatis. Full HD jadi ga pecah ketika on 3x4 screen

Peralatannya sederhana, cuma ada lampu untuk netralisasi warna lighting biru di panggung. Ga ada jimmy jib apalagi drone! Jadi mereka harus lari sana lari sini haha. Tapi itulah yaa seninyaa :--) semoga kalian ga cuma shooting pelaminan aja yaaa. Semoga para tamuku dicandid dan divideokan. Aku ga tau sih, ga sempet nengok-nengok nyari tau kalian di mana haha

Mas Foto mengarahkan gaya sepasang manten yang mati gaya-~~


Mengambil video dan foto dari mana saja.. all access pokoknya mah hahaha

For you who wants to watch my same-day edit video, please kindly go to This Youtube link. Dont forget to like and share to your friends! :--)

Luna, Super Recommended! :--)

LUNA PHOTOGRAPHY
CS +62 899-8491-000
Price: I didnt know bcs it's on my family-in-law's
Performance score: 8/10
Less 2 points because I haven't seen the result so I dont wanna take a risk to give you this point hihi.

----

So, those are my vendors guys! Hope your eyes are open widely after reading this. You may not concern that I did not hire any fancy vendors because I always believe that a professor was once only a student. However, i really was dissapointed with MSU Wedding. MSU (Mitra Sekar Utama) was originally built from zero by Mba Anti's father who has passed away on February. The kingdom is now handed by Mba Anti and her husband. I think they come from zero all over again, sorry to say. 

I also would like to show my gratitude to my father's bestfriends from Kementerian Keuangan Republik Indonesia who volunteerily served themselves as committee. Picking up Sanggar Liza's crews before 4 am, acting as WO to accomodate VIP guests, dress nicely with black suit, accomodating shuttle cars and HT, etc etc. It might not be perfect and you were not a 100% acting WO, but we were so accomplished, happy, and helped by you. Eventhough my father was not here to compliment the way I look, to hold Tito's hand before Akad, to walk me down the white rose carpet, to see me start a new beggining, he still helped me through his super nice friends! I am so......speechless..

Hopefully this is the sign that my marriage is blessed by Allah SWT. Aamiin ya Allah ya Rabbal 'alamin..

My blog will not be empty now! I will keep on writing as I may be dead, but my writing will not! Hihi.

Thank you guys for loyally reading my blog! Because of your email, your comments on blog, your comments on my Instagram, your out-of-the-blue adding my Line ID (where do you get my Line ID btw???), I am motivated to write again.

Jazakumullah khayran katsiran! Please dont be bored to visit my blog! :--)

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wa barakatuh!