Pages

Tuesday, August 23, 2016

A Year of My Hijab Story

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh!

Apa kabar semuanyaaa? Long time no see banget ga siiih? Hehehehe. Mohon maaf aku jadi jarang update nihh gara-gara ga tau mau update apa....... Tetap mau baca blog akuh kan ya ya yaaaa? :)

--

Tepat 1 Ramadhan 1436 Hijriah (atau 1 Ramadhan 2015) aku memutuskan untuk pakai hijab. Aku sudah terlalu lama mengumbar auratku, aku ga tega sama papahku. Kenapa? Karena setiap sentimeter aurat yang kita umbar adalah suatu penyiksaan dan dosa bagi ayah-ayah kita lho.

Bukan tanpa perjuangan. Aku merasa banyak sekali yang harus dikorbankan.

Aku terlanjur punya banyaaak sekali baju non-muslimah.

Aku masih suka pulang malam.

Aku takut kepanasan!

Aku takut kalau nanti ribet kalo mau pergi-pergi.

Aku takut dibilang sok alim padahal kelakuanku belom alim.

Aku belum menjilbabi hatiku(?) Kalo kata anak-anak jaman sekarang mah.

Tapi aku nekat!

Setelah menikah, tanggung jawab seorang perempuan akan berganti ke tangan suami. 1 Ramadhan 2015 itu aku belum menikah, masih sekitar 10 bulan lagi. Banyak orang berpikir untuk berjilbab setelah menikah karena kasihan dengan suami. Lho, emang kamu ga kasian dengan bapakmu?

Tidak bisakah kau berbakti sebentaaar saja (dalam kasusku 10 bulan) sebelum kamu "memindahkan" baktimu kepada suamimu? Tahukah kamu bahwa setelah menikah, istri menjadi hak suami sehingga suami harus didahulukan dari pada orang tua sendiri? Lalu kapan kamu bisa berbakti kalau hingga saat ini kamu masih "menyumbangkan" dosa untuk ayahmu? Apakah keegoisanmu itu menjadi bakti bagi mereka?

Yuk pikir-pikir lagi, ukhti..

Memang sulit kok, tidak ada hijrah yang mudah. Aku menghabiskan waktu lama untuk memadupadankan baju muslim mana yang cocok untuk dipakai ke undangan tanpa kelihatan seperti ibu-ibu (padahal saat itu aku meminjam baju bundaku). Aku disumbangkan banyak sekali kerudung, mulai dari adik, kakak, bunda, bahkan bosku memberikanku kerudung! Alhamdulillah.. Aku kerap kali merasakan kepanasan! Kepalaku panaaas dan sering kali gatal. Tapi setiap kali ku merasa berhijab itu berat, aku selalu teringat Nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan?, belum cukupkah kamu terlena oleh dunia?

Ada juga yang berpikiran untuk berhijab setelah menikah, jadi pas Hari H pernikahan mereka masih belum berhijab sehingga bisa pakai dodot, pakai wedding gown super seksi, dan lainnya. Wahai ukhtiiiii, sependek itukah baktimu pada ayahmuuuuu? Lagipula, foto pernikahan itu selamanya lho! Kalau kamu belum berhijab saat hari H dan kamu ingin memajang kanvas foto pernikahanmu di ruang tamu, apa kamu tidak malu? Auratmu akan selamanya terpampang di ruang depan rumahmu padahal kamu sudah menutup auratmu di hadapan tamuuu! Astaghfirullahal'azim..... Duku ku tidak berbakti pada ayahmu, sekarang mana baktimu pada suamimu?

(Calon) suamimu tidak ingin kamu berhijab? Jika dia tidak mencintai penciptanya, kamu masih berharap dia mencintaimu? Suami yang baik adalah suami yang melarang keras tubuh (calon) istrinya dinikmati oleh orang lain. Jika dia sengaja memamerkanmu di hadapan orang lain, apakah kamu tidak merasa tersinggung?

Ukhti, carilah calon suami yang bisa mengubahmu menjadi sholehah.. bukan hanya mengubah statusmu dari single menjadi menikah..

Jangan malu dibilang seperti ibu haji, anggap saja itu doa dari teman-temanmu.

Jangan takut kepanasan, ingatlah bahwa panas dunia hanya seujung kuku panas di neraka.

Jangan takut ga bisa bergaya, lha memang itu tujuan berhijab kan? Agar kamu menyederhanakan penampilanmu.

Jangan takut ga dapat pekerjaan. Bumi Allah itu luas! Allah yang memberikanmu rezeki, bukan bosmu yang selalu membuatmu keki. Aku meninggalkan pekerjaan lamaku karena di situ karyawan dilarang berhijab. Alhamdulillah, aku dapat ganti pekerjaan yang lebih baik :)

Jangan takut mubazir baju-baju lamamu terbuang! Meninggalkan maksiat bukan mubazir namanya.

Jangan takut ga ada modak buat beli baju-baju baru yang panjang! Percayalah, insya Allah banyak yang tiba-tiba ngadoin kamu sesuatu untuk hijabmu!

Masih takut berhijab? Coba dengarkan lantunan surah Arrahman oleh Syekh Mishary Alrasyid di pagi pertama kamu memutuskan untuk berhijab. Percayalah, seketika kamu akan menangis deras mengingat dosa-dosamu yang terdahulu.. :)

Hari pertama berhijab di kantor. Dikatain anak SMK hahaha

Jangan jadikan kain kafan sebagai hijab pertama dan terakhirmu

Yuk, nanti lihat-lihat Instagram akuuh (@zaallery). Aku jual insya Allah menyediakan gamis dan hijab syar'i. Grand launching soon! :)

--

See you on the next post that will be about food recipe, insya Allah!

1 comments:

OWMO said...

ga ada postingan ttg album wedding nih?? hehe

Post a Comment