Pages

Wednesday, March 15, 2017

My Pregnancy Journey :") #Part1

Assalamu'alaykum warrahmatullahi wa baarakatuh!

Apa kabar semuanyaaa? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan dalam perlindungan Allah SWT! Aamiin :-)

Udah lama banget nih aku ga blogging. Kenapa hayo kenapaaaa? Karena yaa itu, sesuai dengan judul.. Aku alhamdulillah hamil :")

---------

Seperti telah kita ketahui bersama ((asik dah)), aku menikah tanggal 3 April 2016 dan "kosong" lumayan lama. Entah berapa kali ke-GR-an dan lembaran test pack yang terbuang percuma setiap bulannya untuk ngecek aku udah hamil apa belom. Hiks!

Hingga pada suatu hari di Bulan Oktober........

Aku terlambat 4 hari! Aku sengaja ga mau ngecek karena takut ke-GR-an lagi... Pernah telat juga 4 hari, eh hari kelima keluar tuh si merah-merah huhu. Akhirnya keterlambatan di Bulan Oktober ini aku tanggapi dengan cuek-cuek saja.

Tapi kok ada yang aneh...

Aku mual-mual tuh selama 4 hari telat itu. Rasanya perut ga enak, mual, meskipun ga sampe kepengen muntah. Sempet feeling, "aku hamil kali ya?" Tapi aku takut mau test pack, takut sakit hati. Huhu. Tapi aku penasaran...... jadinya di hari ke-4 setelah pulang ngampus aku mampir ke apotek beli test pack untuk ke yang ke sekian kalinya. Hahaha.

Keeseokan harinya, berharap-harap cemas setelah solat subuh, Aku beranikan diri untuk mengecek apakah benar saya hamil atau tidak... (jeng jeng jeng)

Garis satu lagi. Hiks!

Sedihhhhhhh! Sakit hati. Kesel. Merasa di-PHP-in sama Sensitive! ((Lha sebut merek))

Akhirnya aku mandi pagi aja sekalian sembari menghilangkan gondok karena lagi-lagi garis satu. Huhuhuhu.. nangis bombay di bawah guyuran gayung karena di rumah ga ada shower :"""(

Eh tapi kok lama-lama.............

Sebentar-sebentar......

Kok ini garisnya dua??????

Tapi kok samar-samar??????

Ini artinya apa? Hamil kah? Alatnya kadaluarsa kah?? Bukan urin aku kah??? ((Lha gimana ceritanya))

Buru-buru menyelesaikan mandi sambil badan gemeteran karena masih ga percaya bahwa akhirnya amanah itu datang juga, aku lari-lari sambil bawa test pack itu ke orang yang lebih berpengalaman di rumah (baca: om)! Hahahaha. Abisan ga ada lagi yang saat itu lebih berpengalaman..

Om bilang, "iya itu positif. Alhamdulillah. Dijaga baik-baik kandungannya. Jangan lupa pastikan lagi ke dokter"

MasyaAllah. Alhamdulillah. Subhanallah... Allahuakbar...

Masih penasaran, aku share foto test pack bergaris dua-tapi-samar itu ke grup Whatsapp keluarga karena di situ ada dua kakakku yang sudah lebih berpengalaman. Mereka pun mengaminkan bahwa ku sedang hamil karena dulu istri-istri mereka pun tampilan test pack nya seperti itu, bergaris dua tapi samar. Bunda membalas dengan gembira karena akan mendapatkan cucu ketiga..

Aku terharu. Ga bisa berhenti meneteskan air mata :"")

Sepanjang perjalanan ke kampus di hari ke-5 terlambat mens itu, mulai di Metro Mini, di kereta, sampai di angkot di Bogor pun, ga berenti-berentinya aku terharu dan berkaca-kaca sambil mengelus-elus perut..

"Kamu betul-betul ada di situ, dek?"

Aku langsung WA ibu mertuaku minta doa semoga diberikan kelancaran sampai persalinan. Karena kata orang-orang, trimester pertama itu trimester yang paling rawan. Risiko abortus spontan jauh lebih besar karena janin belum menempel sempurna di rahimku. Harus banyak-banyak istirahat dan jangan melakukan aktivitas yang berat. Makin parno juga karena beberapa bulan sebelumnya temenku ada yang terpaksa menggugurkan kandungan di usia 10 minggu karena ternyata janinnya ga berkembang...

Tapi bagaimana... mama harus kuliah nak.. pulang-pergi Jakarta-Bogor dengan Metro Mini yang getarannya maha dahsyat, naik kereta yang kalo udah penuh ga manusiawi banget, dan naik angkot Bogor yang jarak antara lantai dan atapnya stunting banget.. kita kuat ya dek!! Kita harus kuat!!!

Saat itu aku belum ngasih tau suamiku hihi. Aku cuma WA pas udah di jalan arah kampus, "Nanti malam temenin aku ke dokter kandungan ya!"

Malamnya pas dicek di RSIA Bunda Aliyah dengan dr Tazkiroh, belum keliatan janinnya tapi sudah ada tanda-tanda kehamilan berupa penebalan rahim. Kami disuruh datang lagi 2 minggu lagi dan hanya diresepkan asam folat sebagai vitamin.

Singkat cerita, 2 minggu yang ditunggu-tunggu datang juga! Hihihi. Kita kembali lagi untuk pengecekkan tapi dengan dokter yang berbeda, kali ini dengan dr Alesia Novita.

Alhamdulillah ada sebulat harapan berisi gumpalan daging berusia 6 minggu  yang menetap dengan kokohnya di rahimku :"")

Sekarang, 15 Maret 2016, usia kandunganku sudah masuk 26 minggu. InsyaAllah mau sering posting pengalaman kehamilan sambil kuliah yaa. Siapa tau membantu kamu-kamu yang masih ragu untuk menikah tapi masih kuliah. Tapi kalo ada waktu luang yaaa ((sok sibuk deh))

Doakan yaaa semoga tesisku lancar dan selesai tahun ini supaya bisa fokus membesarkan titipan luar biasa dari Yang Maha Esa. Aamiin ya Allah!

Semangat semuanya!

Jangan menyerah!

Rezeki sudah ada yang mengatur, dekati saja Yang Mengaturnya!

Assalamu'alaykum :--)

Test pack pertama di Bulan Oktober

Beberapa hari kemudian (apa langsung besokannya ya? Hahahahahaha) langsung beli test pack lagi 2 biji untuk uji validitas. Dan ternyata....... garis dua semua :"""")